Unduh Aplikasi

Dampak Corona, Peningkatan Jalan Jemerang-Pusong Dibatalkan

Dampak Corona, Peningkatan Jalan Jemerang-Pusong Dibatalkan
Foto: Ist

PIDIE - Gampong Pusong merupakan bagian dari Kabupaten Pidie, secara geografis gampong tersebut terletak berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pidie Jaya atau dengan Gampong Baroh Lancok. Namun hingga saat ini menyarakat masih kesulitan akses menuju pusat ibukota kecamatan.

Sebuah jembatan mewah berkonstuksi rangka baja yang telah dibangun tapi belum dapat dimanfaatkan karena belum dibangun oprit, penimbunan dan pengaspalan jalan, padahal jembatan tersebut merupakan akses transportasi satu-satunya bagi masyarakat di sana untuk menuju pusat kecamatan.

Gampong Pusong dengan jumlah penduduk 560 jiwa terpaksa harus menunggu dan menunggu lagi untuk dapat mamanfaatkan jembatan tersebut. Sudah bertahun-tahun masyarakat harus menempuh perjalanan dengan melewati akses jalan wilayah kebupaten tetangga untuk mengurus sejumlah keperluan administrasi dan pelayanan kesehatan.

Diketahui, baru-baru ini telah terjadi konflik tapal batas antara Gampong Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, dengan Gampong Baroh Lancok, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya,

Warga Baroh Lancok sempat memblokade dengan merusak jembatan penghubung Gampong Pusong dengan Gampong Baroh Lancok.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samsul Bahri melalui Kabid Program T Makhriza, Rabu (15/4) mengatakan, peningkatan jalan Jemerang-Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong rencananya akan dibangun pada tahun ini dengan anggaran Rp 5,8 miliar dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun batal dibangun karena virus corona (Covid-19).

"Sekitar Rp 26,8 miliar sumber dana DAK untuk 11 kegiatan pembangunan insfrastruktur di bawah PUPR dibatalkan sesuai instruksi pemerintah pusat," ujarnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...