Unduh Aplikasi

Damkar Pidie Jaya yang Mengecewakan

Damkar Pidie Jaya yang Mengecewakan
Petugas damkar sedang berusaha memadamkan api di Pijay. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Keuchik (Kepala Desa) Armansyah Putra, yang menjadi korban kebakaran rumah di Gampong Siren, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, mengaku sangat kecewa dengan pemadam kebakaran di kabupaten tersebut.

Betapa tidak, menurut Arman, andai saja petugas damkar yang ditempatkan di pos damkar di belakang Kantor Camat Bandar Baru, sigap, maka rumahnya tidak akan sampai ludes dilalap sijago merah, Selasa (12/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Saya sangat kecewa dengan pemadam kita (Pidie Jaya), tidak tahu saya harus berkata apa, intinya damkar Pidie Jaya sangat mengecewakan," kata Keuchik Arman di lokasi.

Tidak hanya Keuchik Arman, amatan AJNN di lokasi kebakaran, sejumlah warga juga nyaris melampiaskan amarahnya terhadap sopir dan mobil pemadam kebakaran. Namun hal itu tidak sempat terjadi.

"Bagaimana damkar Pidie Jaya, saat dibutuhkan, petugasnya tidak ada. Di lokasi kebakaran damkarnya juga bermasalah pada silang air," kata beberapa pemuda di lokasi.

Di samping itu, menurut penuturan beberapa warga di lokasi, petugas pemadam kebakaran di pos damkar Bandar Baru tidak berada di tempat saat dibutuhkan, sehingga damkar yang diparkir di pos tersebut terpaksa disopiri oleh warga biasa.

"Saya juga dengar dari warga seperti itu (petugas pemadam tidak ada di pos pemadam), yang bawa damkar ke sini warga biasa," kata Kapolsek Bandar Baru Ipda M Nur di lokasi.

Baca: Dua Rumah Warga di Pijay Ludes Terbakar, Pemilik Kecewa dengan Petugas Damkar

Hingga api merembes dan menghanguskan dua unit rumah tersebut, tak ada usaha berarti yang dapat dilakukan oleh pemadam kebakaran Pidie Jaya. Hanya warga, polisi dan TNI yang bahu membahu berusaha memadamkan api dengan peralatan apa adanya.

Selang beberapa saat kemudian, damkar Pidie Jaya dari pos kabupaten tiba di lokasi. Namun tidak dapat dipungkiri, setiap kebakaran di kecamatan paling barat Pidie Jaya itu, pemadam kebakaran dari Kabupaten Pidie lebih dapat diandalkan daripada damkar Pidie Jaya.

Damkar Pidie dengan petugasnya yang datang lebih cepat dari beberapa unit damkar Pidie Jaya. Berhasil memadamkan api yang masih membara dalam rumah tersebut.

Kepala BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa yang juga turun ke lokasi mengatakan, empat damkar Pidie Jaya dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Gampong Siren.

"Empat unit ada di lokasi. Namun kami mengakui kelemahan dan kekurangan damkar kita (Pidie Jaya)," sebutnya.

"Tadi saya berbicara dengan Bang Guntara (anggota DPRK Pidie Jaya) yang juga ada di lokasi terkait damkar. Damkar kita harus dievaluasi," tutup Okta.

Komentar

Loading...