Unduh Aplikasi

Dalam Tujuh Hari, Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Ditilang di Langsa

Dalam Tujuh Hari, Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Ditilang di Langsa
Petugas sedang memeriksa kelengkapan surat kenderaan milik salah seorang warga yang melintas di jalan raya.

LANGSA - Kesadaran masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat berekendaraan di Langsa masih sangat rendah. Pasalnya dalam tujuh hari di gelar razia, polisi berhasil menilang ratusan pelanggar lalu lintas.

Kapolres Langsa AKBP Andy Hermawan melalui Kasat Lantas AKP Dede Kurniawan, Kamis (31/10) mengatakan, pelanggaran lalu lintas sangat banyak dilakukan oleh pengenderaan sepeda motor.

"Hasil operasi zebra rencong sejak 23 Oktober 2019 hingga sekarang, sedikitnya ada 822 pelanggar lalu lintas yang terjaring razia, dan semuanya kita tilang," kata AKP Dede.

Kata Dede, pelanggaran yang dilakukan seperti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak membawa STNK, tidak menggunakan helm dan melawan arus lalu lintas.

"Kebanyakan pelanggarannya tidak memakai helm, sehingga ada yang menghindar dari razia dengan melawan arus," ujarnya.

Menurut Dede, operasi zebra rencong tahun 2019 ini pihaknya lebih mengutamakan kepada pelanggaran kasat mata. Salah satunya yang melawan arus.

Untuk menghindari lawan arus, kata Dede, dia telah menempatkan sebanyak 59 personil disejumlah titik jalan guna menjaga pengguna jalan agar tidak berbelok ditempat yang dilarang.

Dede meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan agar menaati rambu-rambu lalu lintas, karena kalau tidak ditaati maka akan sering terjadi laka lantas.

"Kecelakaan lalu lintas itu sering terjadi karena tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas," ungkap Ded

Komentar

Loading...