Unduh Aplikasi

Dalam Semalam, Delapan Rumah Warga Matangkuli Disantroni Maling

Dalam Semalam, Delapan Rumah Warga Matangkuli Disantroni Maling
Polisi melakukan olah TKP di salah satu rumah korban. Foto: Ist

ACEH UTARA - Aksi pencurian masal terjadi di Kecamatan Matangkuli. Lima rumah warga di Gampong Rayeuk Glang Glong dan dua rumah di Gampong Jeumpa Geulumpang Tujoh dan Gampong Teupin Keubeu, disantroni kawanan maling, Selasa, (16/1) dini hari.

Dihimpun AJNN, aksi pencurian.massal tersebut terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Saat sebagian besar penghuni tumah masih terlelap.

"Kami sudah terima laporan. Total ada delapan rumah yang jadi korban aksi pencurian dalam semalam," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaki melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya saat dikonfirmasi AJNN.

Adapun ketujuh korban di Gampong Rayeuk Glang Glong yaitu M.Isa (34) Azhar (41), Mukhtaruddin (38), Muntasir (41) dan M. Hasan (42). Selain itu rumah Usman R (55) dan Aiyub (35) di Gampong Jeumpa Geulumpang Tujoh dan Hamidah (50) asal Gampong Teupin Keubeu tak luput dari aksi kawanan maling.

"Dari delapan rumah yang disantroni, hanya lima rumah yang berhasil disantroni dan kehilangan sejumlah harta benda. Tiga lagi tidak sempat (berhasil) dicuri," ungkapnya.

Adapun sejumlah barang berharga milik korbam yang berhasil dibawa kabur kawanan maling antara lain sembilan unit telepon genggam, satu buah jam tangan dan sepasang sendal. Tiga rumah lagi milik Muntasir, Usman dan Aiyub tidak ada barang yang hilang.

"Kerugian kita taksir mencapai sepuluh jutaan. Rata-rata kawanan maling tersebut masuk dengan cara mencongkel (merusak) jendela rumah," sebut Sudiya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya mengaku sedang melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku pencurian.

"Pelakunya kita duga lebih dari satu orang. Mereka sepertinya sudah menargetkan rumah-rumah yang akan disantroni. Kami masih lakukan penyelidikan, semoga secepatnya berhasil kami ungkap," kata kapolsek.

Komentar

Loading...