Unduh Aplikasi

Dalam Sebulan, Dua Tahanan Rutan Singkil Kabur

Dalam Sebulan, Dua Tahanan Rutan Singkil Kabur
Bukti laporan. Foto: Ist

ACEH SINGKIL - Dalam sebulan, dua orang warga binaan Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Aceh Singkil dilaporkan kabur. Kaburnya para tahanan tersebut menjadi sinyalemen lemahnya pengawasan yang dilakuan oleh pihak rutan yang terletak di pinggir jalan lintas Singkil - Rimo, Kecamatan Singkil Utara itu.

Tahanan teranyar yang kabur dari rutan itu adalah tahanan kasus pencurian sepeda motor titipan Majelis Hakim Pengadilan Negri Singkil atas nama Anto S alias Ali Anto Bin Sahril Cibro. Tahanan yang sempat dihakimi massa ketika hendak melakukan pencurian sepeda motor di kawasan desa Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah (11/9) lalu itu kabur pada, Jumat (16/12).

Dari penelusuran AJNN, Selasa (20/12) sore ke Cabang Rumah Tahanan Singkil, meskipun Kepala Rutan Katimin tak berhasil menemui, namun kaburnya tahanan tersebut dibenarkan oleh petugas, menurut petugas Ali Anto kabur lewat tembok belakang yang sedang dalam perbaikan.

"Pelaku kabur Jumat (16/12) lalu, dia kabur lewat tembok belakang yang sedang dalam perbaikan," ujar petugas yang enggan disebutkan.

Sebelumnya seorang narapida kasus pelecehan seksual atas nama Safriadi (22) juga kabur, ironisnya narapidana asal Subulussalam itu kabur dengan membawa sepeda motor petugas (17/11), sebelum kabur dengan alasan telah dipercaya, Safriadi yang divonis 5 tahun 6 bulan kurungan itu diajak ke rumah salah seorang petugas, sampai di rumah Safriadi diminta berbelanja dan tak kembali lagi.

Parahnya, kaburnya Safriadi baru diketahui keesokan harinya, Jumat (18/11) saat warga binaan hendak menunaikan Salat Jumat, Safriadi yang biasa bertindak sebagai khatib tak muncul sehingga keberadaan Safriadi yang telah kabur dipertanyakan oleh warga binaan lainya.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Riskian Milyardin yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Singkil Utara AKP. Taifanur membenarkan kaburnya dua warga binaan rutan singkil tersebut, hal itu berdasarkan laporan polisi yang dibuat oleh pihak rutan ke mapolsek setempat.

"Benar, kami telah menerima laporan dari pihak rutan, saat ini kami sedang melakukan pencarian keduanya, kami juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka untuk melapor dan kepada keduanya kami juga mengimbau untuk menyerahkan diri," imbau Taifanur.

Komentar

Loading...