Unduh Aplikasi

Dalam Dua Pekan, Kebakaran Lahan di Aceh Mencapai 351,15 Hektare

Dalam Dua Pekan, Kebakaran Lahan di Aceh Mencapai 351,15 Hektare
Ilustrasi. Foto: Ist

BANDA ACEH - Berdasarkan data yang diperoleh Badan Penangulangan Bencana Aceh (BPBA), terhitung sejak 1 hingga 18 Juli 2019, kebakaran hutan dan lahan di Aceh sudah 351,15 Hektare (Ha) lebih.

Kepala BPBA T Ahmad Dadek menyebutkan, adapun wilayah yang paling luas terjadi musibat kebakaran hutan dan lahan yakni paling besar di Kabupaten Aceh Barat, mencapai 219 Ha. Disusul Nagan Raya seluas 37 Ha, Aceh Besar 22,5 Ha, Aceh Singkil 5 Ha.

Kemudian, di Kabupaten Aceh Barat Daya seluas 3 Ha, Aceh Selatan 3,5 Ha, Aceh Jaya 2 Ha, Aceh Tengah 2 Ha, Bener Meriah 1 Ha, lalu di Kota Banda Aceh dan Sabang masing-masing 2 Ha.

T Dadek menyampaikan, dari total luas hutan dan lahan yang terbakar terbakar itu, hanya 80 persen yang baru berhasil dipadamkan. Sedangkan 20 persen sisanya masih dalam upaya pemadaman.

“Sejak tanggal 1 Juli sampai saat ini, kurang lebih seluas 351.15 Ha dengan kondisi 80 persen dapat dipadamkan dan 1 kabupaten lagi masih diupayakan yakni di Aceh Barat,” kata T Dadek dalam laporannya, Kamis (18/7).

Untuk saat ini, kata Dadek, BPBA terus mengirimkan bantuan ke lokasi bencana berupa mobil tangki air, peralatan karhutla serta bantuan logistik lainnya.

Dilokasi, pihaknya mengalami kesulitan dalam proses pemadaman atau menjangkau titik api, hal itu karena luasnya lahan yang terbakar dan juga  jauhnya sumber air dari lokasi tersebut.

"Hambatan di lapangan, daerah yang terbakar sangat luas dan kekurangan peralatan, jauhnya sumber air, juga kekurangan pompa apung atau pompa tekanan tinggi portebel sebanyak 10 unit, dibutuhkan selang 50 roll, alat pemukul api dan cairan peresap," tutur T Dadek.

Komentar

Loading...