Unduh Aplikasi

Cuti Hamil Enam Bulan di Aceh Kepentingan Generasi Bangsa

Cuti Hamil Enam Bulan di Aceh Kepentingan Generasi Bangsa
Syarifah Munirah. Foto: Humas DPRK Banda Aceh
BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh Syarifah Munirah mengatakan, Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai cuti hamil dan melahirkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), selama enam bulan bertujuan untuk kepentingan generasi bangsa kedepan.

Menurutnya cuti hamil tersebut bukan untuk kepentingan ibu yang baru melahirkan. Tapi cuti itu merupakan salah satu tugas untuk mencatat generasi bangsa yang baik.

"Kalau Kepala BKN Aceh bilang PNS bukan tidur-tidur di rumah, karena kelamaan cuti itu salah. Cuti ini merupakan tugas negara untuk mencetak dan mendidik generasi penerus bangsa. Dan ini tugas yang sangat mulia," kata Syarifah Munirah kepada AJNN, Kamis (18/8).

Selain itu, Syarifah Munirah mengungkapkan generasi yang bagus akan dihasilkan oleh ibu yang bagus, dan harus diikuti dengan gizi yang bagus. Sehingga cuti hamil selama enam bulan tersebut sudah sangat bagus dan bermanfaat bagi bangsa khususnya Aceh.

"Ibu di rumah bukan tidur-tidur tugasnya, tapi ikut mencerdaskan anak bangsa. Generasi penerus dididik dengan baik, diberi gizi yang bagus. Dan ibunya juga harus total mendidik bayi tersebut," ungkapnya.

Apabila hanya diberikan cuti tiga bulan seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 24 Tahun 1976, kata Syarifah Munirah itu belum cukup. Pasalnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif diwajibkan selama enam bulan.

"Pembentukan karakter anak yang baik itu dimulai dari ibu. Sekolah pertama adalah ibu. Pembentukan karakter anak itu dari kandungan sampai dengan lima tahun. Jadi kebijakan enam bulan itu sudah bagus dan manusiawi," tegasnya.

Syariah menambahkan fasilitas-fasilitas di kantor serta publik belum maksimal mendukung ibu yang baru melahirnya. Karena hampir seluruh kantor dan fasilitas publik belum menyediakan ruang pojok asi.

"Seharusnya sebelum memberikan pernyataan, belajar dulu bagaimana beratnya tugas seorang ibu yang baru melahirkan. Satu bulan memang sembuh. Tapi apakah pemberian gizi dan asi kepada bayi bisa maksimal ketika si ibu sibuk bekerja. Akhirnya berdampak pada generasi penerus bangsa tersebut," jelasnya.

Komentar

Loading...