Unduh Aplikasi

Curi Motor Pakai Kunci Duplikat, Warga Aceh Utara Ditangkap

Curi Motor Pakai Kunci Duplikat, Warga Aceh Utara Ditangkap
Polisi memperlihatkan barang bukti dan sejumlah tersangka. Foto: AJNN/Sarina.

LHOKSEUMAWE - Mul (31) warga Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, kini harus mendekam dibalik jeruji besi Markas Polisi Resort Lhokseumawe karena telah membawa kabur motor milik temannya dengan menggunakan kunci duplikat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah korban, Desta Vijal (25) warga Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe membuat laporan kepada polisi.

“Modus yang dilakukan tersangka, awalnya meminjam sepeda motor dari adik korban dengan alasan mau membeli kartu paket handphone,” kata Kapolres, Sabtu (13/2).

Namun lanjut Kapolres, tersangka membawa sepeda motor tersebut ke tempat tukang kunci dan membuat kunci duplikat di Kota Lhokseumawe. Selanjutnya beberapa hari kemudian korban memarkirkan motor tersebut di teras rumah keluarga korban di Gampong Ulee Jalan Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

“Saat itu korban sedang menghadiri acara pesta di rumah keluarganya, sekitar pukul 05.30 WIB tersangka melakukan pencurian terhadap motor milik korban tersebut dengan menggunakan kunci yang telah di duplikat,” ujarnya.

Sambung Kapolres, motor tersebut dibawa tersangka ke salah satu desa di Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara dan disimpan di samping kantor keuchik. Tetapi ada warga yang mengetahuinya, lalu dilaporkan ke kepala desa setempat.

“Kemudian Keuchik meneruskan laporan masyarakat tersebut ke Polsek Syamtalira Bayu, kemudian motor ini diamankan di Polsek,” ungkapnya.

Kemudian, tambah Kapolres, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan diyakini bahwa Mul tersangka dalam kasus tersebut, unit Reskrim Polsek Banda Sakti melakukan penangkapan terhadap tersangka Mul di Desa Ulee Jalan.

“Motif tersangka melakukan hal itu karena dendam dan sakit hati kepada adik korban. Pasal yang disangkakan untuk tersangka adalah pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, barang bukti yang diamankan yaitu satu unit Honda Vario tanpa Nomor Polisi,” imbuhnya.

HUT Pijay

Komentar

Loading...