Unduh Aplikasi

Cukup Bekerja Lebih Serius

Cukup Bekerja Lebih Serius
Ilustrasi: Dalwa.

 KEPALA Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak perlu meneruskan rencana mereka mendampingi kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Apalagi sampai mengalaskan rencana itu sebagai upaya untuk mencegah penyimpangan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat.

Yang harus dilakukan oleh kepolisian adalah bekerja sungguh-sungguh mengawasi harta negara agar tidak dirampok oleh orang-orang jahat, apapun seragam dan label pekerjaan yang mereka miliki. Salah satunya adalah kejadian pencurian 21 ton solar di kilang PT Pertamina di Tuban, Jawa Timur. 

Seandainya kepolisian bekerja secara serius untuk melindungi harta dan kekayaan negara dari penjarahan, atau pencurian, dari para penjahat, tentu saja tidak ada orang yang berani berlaku macam-macam. Namun karena tidak mampu mengontrol, atau jangan-jangan pura-pura tidak melihat, kejahatan-kejahatan itu muncul dan terjadi berulang-ulang. 

Selama ini, kejahatan-kejahatan itu muncul karena ada oknum aparat yang bermain dengan para penjahat. Dan itu terjadi hampir di semua instansi, baik yang berbentuk pemerintahan atau penegakan hukum. 

Kejahatan-kejahatan yang terungkap juga banyak yang dipetieskan alih-alih menyeret pelakunya ke meja hijau untuk dimintai pertanggungjawaban. Alhasil, tidak ada efek jera. Satu penjahat ditangkap, tumbuh seribu penjahat lain yang rela meneruskan kejahatan yang sama. 

Masuknya kepolisian ke ranah yang berbeda dengan tugas pokok mereka hanya akan menimbulkan masalah baru. Jendral Listyo harus belajar dari pembubaran Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan di awal perjalanan kabinet Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. 

Saat itu, Jaksa Agung Burhanuddin menilai tim ini malah menyebabkan sejumlah kebocoran yang berimplikasi pada praktik korupsi. Keputusan itu lantas diperkuat oleh  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. 

Mahfud mengatakan tim itu hanya menjadi pemberi stempel seakan-anak program yang ada berjalan bersih, padahal sebaliknya. Publik tak ingin polisi terjebak dalam hal seperti ini.  

Hanya saat kepolisian bekerja sungguh-sungguh menjalankan fungsi sebagai pelindung negara dan rakyatlah kejahatan-kejahatan terhadap negara dan rakyat dapat dilakukan. Ingat, tugas negara itu hanya tiga, melindungi harta, nyawa dan martabat negara dan rakyat. Dan polisi lah tangan negara dan rakyat untuk menciptakan hal itu.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...