Unduh Aplikasi

Cuaca Tak Menentu, Harga Ikan di Abdya Melonjak

Cuaca Tak Menentu, Harga Ikan di Abdya Melonjak

ACEH BARAT DAYA - Harga ikan di Kabupaten Aceh Barat Daya melonjak, lonjakan tersebut dipicu cuaca buruk yang melanda kabupaten setempat sejak sepekan terakhir, sehingga nelayan enggan melaut.

"Mahal sekali ikan di pasaran, dengan uang Rp 10.000 tidak lagi bisa membeli ikan dalam beberapa hari ini, kecuali ikan cerik (ikan kecil)," ujar Ria saat ditemui di pasar ikan di seputaran Blangpidie.

Menurutnya, harga ikan tongkol ukuran sedang yang biasanya Rp 10.000 - Rp 15.000 pere ekor kini sudah naik menjadi Rp 20.000 - Rp 25.000.

"Tadi saya tanya ke pedagang kenapa harga ikan bisa mahal seperti ini, kata pedagang karena angin kencang dan gelombang tinggi membuat sebagian nelayan tidak melaut," tutur Ria.

Amiruddin, seorang pedagang ikan keliling di Lembah Sabil juga mengakui harga ikan di Abdya dalam sepekan terakhir melonjak.

"Saya sudah beberapa hari tidak membawa ikan besar seperti tongkol, hanya ikan kecil," tuturnya.

Tidak menentunya cuaca dalam sepekan terakhir ini, tidak saja berdampak bagi pekerjaan para nelayan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan tetapi juga ikut dirasakan oleh masyarakat setempat, seperti mahal harga ikan di pasaran.

Seorang nelayan di Kecamatan Susoh, Nazar kepada AJNN membenarkan dia dan nelayan tidak melau karena cuaca tak menentu.

“Kurang lebih hampir sepekan, saya tidak melaut karena cuaca begitu tidak bersahabat,” katanya, Kamis (15/12).

Ia menambahkan, jika cuaca mulai membaik dalam waktu dekat ia bersama dengan nelayan lainnya, akan segera berlayar untuk mengais rezeki di laut, sehingga kebutuhan dan harga ikan bisa normal kembali.

“Jika kami paksakan harus melaut, resiko terlalu tinggi, sehingga sebagian nelayan untuk sementara waktu memilih untuk beristirahat,” tuturnya.

Komentar

Loading...