Unduh Aplikasi

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Meulaboh Naik

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Meulaboh Naik
Aktivitas pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Meulaboh. Foto: AJNN/Darmansyah Muda.

ACEH BARAT - Cuaca buruk yang terjadi selama sebulan terakhir membuat harga ikan di Kabupaten Aceh Barat melambung. 

Harga ikan Tongkol misalnya dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogramnya menjadi Rp 30 ribu per kilogramnya. Sedangkan harga ikan Tuna dari sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu perkilogramnya.

Adi, (43) salah seorang pedagang ikan di pasar, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Meulaboh yang berada di Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan mengatakan kenaikan harga ikan dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi sebulan terakhir.

"Salah satu penyebabnya itu cuaca buruk. Angin itu bukan lagi dari atas selama ini tapi sudah mempengaruhi bawah air. Jadi saat nelayan mancing atau melempar pukat, pukatnya atau pancing naik keatas, sehingga tidak ada tangkapan," kata Adi,kepada AJNN, Selasa (19/1/2021) di Meulaboh

Akibat dari buruknya cuaca, kata dia, membuat hasil tangkapan berkurang sehingga harga ikan mengalami kenaikan.

Kurangnya pasokan ikan, kata dia, menyebabkan banyak ikan yang diimpor dari luar seperti Pidie, Aceh Timur bahkan ada yang didatangkan dari Medan, Provinsi Sumatera Utara.

"Tangkapan sekarang kurang. Jadi misalnya nelayan pergi melaut dengan modal Rp 15 juta, tapi taksiran ikan yang didapat hanya Rp 8 juta. Jadi, mau tidak mau kan harus mahal. Jadi sekarang ikan didatangkan dari luar. Ada dari Pidie, Aceh Timur ada dari Medan bahkan, jadi ini sudah terbalik biasanya kita kirim ke Medan sekarang dari Medan kirim ke kita," ungkapnya.

Selain akibat cuaca buruk, kata dia, kenaikan harga ikan juga disebabkan oleh Maulid Nabi besar Muhammad Saw, sehingga kebutuhan konsumsi ikan ikut tinggi.

Meski terjadi lonjakan sebut Adi, harga ikan saat ini cenderung menurun dibandingkan dua minggu lalu yang kenaikannya hampir mencapai 50 persen.

Komentar

Loading...