Unduh Aplikasi

Coreng Hitam Nurani BRA

Coreng Hitam Nurani BRA
Ilustrasi: freepik

PERMINTAAN Direktur Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh kepada Muzakir Manaf alias Mualem untuk mencopot Fakhrurrazi Yusuf dari jabatan Ketua Badan Reintegrasi Aceh tidak berlebihan. Terutama saat melihat ketiadaan empati dari seseorang yang diamanahi jabatan untuk membantu banyak orang.

Fakhrurrazi dinilai tidak bersikap dengan benar saat menghadapi kasus pelecehan seksual pegawai perempuan di kantor BRA. Sebagai seorang pemimpin, dia malah melindungi bawahan yang melakukan tindak cabul itu dan membungkam pegawai yang menjadi korban. 

Pelaku pencabulan di kantor BRA itu memang telah diberhentikan. Namun dia berusaha melindungi pelaku dengan tidak membawa perkara ini ke ranah pidana. Sebagai seorang yang bertanggung jawab atas keselamatan seluruh karyawan, dia seharusnya membawa 

Namun yang paling penting dan harus menjadi pertimbangan adalah motivasi. Saat seseorang melindungi sebuah kejahatan, dia adalah bagian dari kejahatan itu. Seseorang yang menyaksikan peredaran narkoba di sekitarnya, lalu dia diam saja, itu artinya dia ikut melanggengkan kejahatan itu. 

BRA adalah badan yang dibentuk dengan semangat moral untuk memberdayakan bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka. Artinya, pimpinan lembaga ini harus benar-benar berhasrat terhadap keadilan. Terutama bagi mereka tidak memiliki akses langsung pada kekuasaan. 

Rasa keadilan inilah yang tidak terlihat saat terjadi pelecehan seksual di kantor BRA. Alih-alih mendorong tindakan yang berkeadilan, yang bersangkutan malah memecat korban. Fakhrurrazi mungkin harus merasa malu saat pelecehan seksual itu terjadi di areal kewenangannya. Namun lebih memalukan lagi saat Fakhrurrazi mendiamkan pelecehan seksual itu. 

Rekomendasi LBH Banda Aceh kepada Mualem itu tak bernuansa politis. Ini semata-mata menyelamatkan wajah BRA dari perilaku-perilaku sosial yang menyimpang dan sarat dengan kesewenang-wenangan. BRA adalah lembaga yang seharusnya menjadi contoh penegakan keadilan dari sisi kewenangan. Bukan tempat pejabat yang tak punya hati nurani. 

Komentar

Loading...