Unduh Aplikasi

Cerita Olahragawan Aceh Sembuh dari Covid-19 dengan Gejala Diare

Cerita Olahragawan Aceh Sembuh dari Covid-19 dengan Gejala Diare
Olahragawan Aceh, Sarwan. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Sarwan (53), adalah olahragawan Aceh yang berhasil sembuh dari Covid 19, setelah dinyatakan positif pada awal Oktober 2020. Ia diduga terpapar virus tersebut dari temannya saat berada di dalam mobil.

Kepada AJNN, Sarwan berbagi kisah mulai dari dinyatakan positif hingga akhirnya bisa sembuh dari Covid-19. Dia awalnya mengaku memiliki gejala seperti orang yang terinfeksi virus corona seperti demam tinggi dan batuk-batuk.

"Gejala hilang penciuman, sesak di dada tidak ada. Yang saya alami hanya demam, batuk, pusing ditambah diare terus menerus sampai kekurangan cairan hingga lemas. Awalnya saya pikir gejala tipes, hasil rapid test juga non reaktif," kata Sarwan, Senin (26/10).

Setelah beberapa hari kemudian, demam dan diare yang dialaminya tidak kunjung sembuh, ia melakukan test swab di laboratorium Unsyiah dan dinyatakan positif Covid 19.

"Hasil test usap positif Covid-19, selanjutnya melakukan perawatan di rumah. Selama isolasi mandiri perbanyak konsumsi vitamin C, rutin berolahraga dan berjemur di pagi hari," ujarnya.

Menurut Sarwan, ia salah satu orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Penularan virus tersebut diyakininya melalui udara pada ruangan tertutup lewat pendingin udara atau air conditioner (AC).

"Saat itu saya satu mobil dengan kawan saya yang diduga terpapar Covid-19. Mungkin saat dia bersin dan virus tersebut menyebar. Apalagi saat itu kondisi badan saya kurang fit," ucapnya.

Selanjutnya, pada 25 Oktober 2020, dirinya dinyatakan sembuh, hasil test swab dinyatakan negatif Covid-19.

"Hasil tes swab sudah negatif, sebelumnya saya sempat stres gara-gara positif Covid-19. Saya juga sempat tidak percaya bisa terpapar," kata Sarwan.

Ia menyarankan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat serta harus mencurigai setiap orang yang ada di dekat kita.

"Biasanya saya tidak menggunakan masker, sekarang sudah memakai masker kemanapun. Penerapan protokol kesehatan ditingkatkan terutama saat berada di keramaian. Bisa saja orang didekat kita terpapar virus," ungkap Sarwan.

Komentar

Loading...