Unduh Aplikasi

Cegah radikalisme, pengajar agama dari asing silarang bekerja di Indonesia

Pemerintah akan melarang penggunaan tenaga kerja asing di bidang pengajar agama di seluruh Indonesia melalui Permenaker No. 40/2012 tentang Jabatan-jabatan Yang Tertutup Bagi Tenaga Kerja Asing.

Pelarangan tenaga kerja asing di bidang pengajar agama ini dilakukan untuk mencegah adanya kaderisasi radikalisme di Tanah Air. Hal ini berlaku bagi seluruh agama yang diakui di Indonesia.

"Indonesia tertutup bagi pekerja asing untuk profesi pendidik teologi semua agama. Ini dilakukan terkait isu radikalisasi di kelompok agama manapun," kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Selasa (30/12/2014).

Nantinya, sambung Hanif, pemerintah juga akan melakukan pengetatan bagi masuknya tenaga kerja asing, salah satunya dengan pengetatan persyaratan penggunaan pekerja asing.

Menurutnya, pengusaha di Indonesia harus mengutamakan penggunaan tenaga kerja dalam negeri sebelum memutuskan untuk mendatangkan pekerja asing.

"Kalau tidak ada yang memenuhi syarat di bidang tertentu, baru mengambil pekerja asing. Kebijakan ini umun dilakukan di semua ngara," tegasnya.

KABAR24

Komentar

Loading...