Unduh Aplikasi

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Selatan Buka Posko Isolasi Perbatasan

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Selatan Buka Posko Isolasi Perbatasan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH SELATAN - Guna mencegah penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Kabupaten Aceh Selatan, Pemerintah Kabupaten setempat akan membuka posko isolasi perbatasan.

Pembukaan posko isolasi perbatasan dilakukan untuk mengisolasi warga perantauan yang pulang ke kabupaten itu jika ditemukan adanya gejala yang dicurigai terinfeksi Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Aceh Selatan, Sri Melda, mengatakan Pemkab setempat tidak hanya membukan gedung isolasi bagi yang memiliki gejala saja, namun juga bagi warga perantauan yang pulang ke Aceh Selatan tanpa gejala akan dilakukan karantina.

“Iya nanti kita akan membuka posko karantina dan isolasi diperbatasan. Posko Karantina untuk mereka yang OTG (Orang Tanpa Gejala) atau self monitoring. Sedangkan untuk yang isolasi mereka yang sudah ada gejala,” kata Sri Melda, kepada AJNN.

Dikatakannya, pembukaan posko tersebut sengaja direkomendasikan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 lantaran selama mewabahnya virus SARS-CoV-2 banyak warga perantauan yang pulang ke kabupaten tersebut.

Mengingat persoalan tersebut, kata dia, pihaknya tidak ingin kecolongan sehingga terjadi penyebaran COVID 19 di Kabupaten.

Posko isolasi dan karantina nantinya dikita buka di dua perbatasan yakni di perbatasan Aceh Selatan dan Subulussalam serta Permabatasan Aceh Selatan dan Aceh Barat daya.

“Kalau untuk posko pemeriksaan warga pendatang atau perantauan yang pulang kan memang sudah kita buka, sekarang kita akan buka posko isolasi dan karantina yang berdekatan dengan posko pemeriksaan. Rencananya akan kita gunakan gedung sekolah. Mereka kita karantina ataupun yang jalani isolasi selama empat belas hari,” sebutnya.

Dikatakannya, pemeriksaan kesehatan warga yang masuk ke daerah itu dilakukan dengan mengukur suhu tubuh serta wawancara terhadap mereka.

Secara terpisah Sekretaris Daerah (Setdakab) Aceh Selatan, Nasjuddin, membenarkan adanya upaya pemerintah setempat membuka posko karantina dan isolasi.

Namun, kata dia, pihaknya sedang melihat lokasi perbatasan yang tepat untuk posko tersebut sehingga tidak menimbulkan gejolak baru apalagi jika dibuka di daerah yang berdekatan dengan pemukiman penduduk.

“Benar kita akan membuka posko Isolasi dan karantina, tapi kita juga lihat lagi kondisinya jangan sampai berbenturan dengan masyarakat jika berdekatan dengan pemukiman,” Kata Nasjuddin.

Komentar

Loading...