Unduh Aplikasi

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Barat Gelar Musrenbang secara Online

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Barat Gelar Musrenbang secara Online
Pemkab Aceh Barat gelar Musrenbang secara daring. Foto: Ist

ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah secara daring atau online. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) kabupaten setempat.

Kegiatan musrenbang online itu sendiri dilakukan dengan menghubungkan video coference di setiap ruang pertemuan Satuan Perangkat Kerja (SKPK) Kabupaten setempat.

Bupati Aceh Barat, Ramli MS, mengajak semua stakeholder untuk berkontribusi menyumbangkan pemikiran dan masukan untuk menyempurnakan agenda pembangunan daerah meski Musrenbang kegiatan tahun 2021 itu tidak dilakukan dengan tatap muka.

“Musrenbang online ini dilakukan serentak di Ruang Rapat Bupati Aceh Barat, Ruang Rapat Paripurna DPRK Kabupaten Aceh Barat, Ruang Rapat Bappeda, di SKPK, serta di kecamatan,” kataBupati Aceh Barat H. Ramli MS, di ruang kerjanya, Kamis (16/4).

Ramli mengatakan bahwa Musrenbang kali ini terasa berbeda karena situasi bangsa dan bahkan dunia saat ini sedang dilanda wabah Covid-19, yang mengharuskan pemerintah membuat instruksi dan imbauan agar masyarakat menjaga jarak fisik dan meniadakan kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang atau keramaian.

“Oleh karena itu kami menyesuaikan dengan keadaan di tengah mewabahnya pandemi virus corona serta mematuhi protokol kesehatan, kami melaksanakan musrenbang kali ini secara online atau daring, yang tetap diikuti oleh seluruh SKPK, unsur masyarakat, akademisi dan stakeholder terkait,” ucapnya

Terkait dengan musrenbang kali ini, kata Ramli, pelaksanaan kegiatan ini merupakan rangkaian akhir pelaksanaan musrenbang yang sudah dimulai dari musrenbang di tingkat gampong pada akhir Desember sampai dengan awal januari tahun lalu.

Hasil desa itu, kata dia, lalu dibahas tingkat kecamatan yang berlangsung 5 hingga 27 Februari 2020, yang menghasilkan usulan-usulan prioritas masyarakat yang akan dikolaborasikan dengan prioritas program dan kegiatan di masing-masing SKPK imbuh Ramli.

Meskipun sedang menghadapi pandemi Covid-19, kata dia, Musrenbang RKPD tahun 2021 ini tetap berjalan sesuai protokol Kesehatan, dengan memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi.

“Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh SKPK dan stakeholder terkait untuk mengantisipasi keadaan yang kita hadapi sekarang, seperti perencanaan dan penganggaran program kegiatan untuk mendukung pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan wabah Covid-19, sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing di SKPK serta memperhitungkan dampak sosial dan ekonomi yang mungkin muncul karena wabah covid-19 ini,” sebutnya.

Komentar

Loading...