Unduh Aplikasi

Cegah Penyebaran Covid-19, Pelaku Usaha di Aceh Diminta Urus Izin Secara Online

Cegah Penyebaran Covid-19, Pelaku Usaha di Aceh Diminta Urus Izin Secara Online
Kepala Bidang Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marzuki. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Guna mencegah penyebaran Covid-19 makin mengganas di Aceh, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh meminta kepada pelaku usaha untuk sementara lebih mengutamakan pengurusan izin usaha melalui sistem online.

"Untuk info hal-hal yang tidak dipahami pemohon dapat mengakses halaman dpmptsp.acehprov.go.id atau menghubungi nomor handphone 08116788100," kata Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Aceh, Marzuki, Selasa (25/8).

Selain laman di atas, kata Marzuki, pemohon juga dapat mengakses layanan izin di oss.go.id dan sicantikui.layanan.go.id.

"Selain mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Aceh, layanan online tersebut juga memudahkan para pelaku usaha membuat izin, tidak perlu repot-repot datang ke kantor. Tinggal mengakses situs OSS dan mengikuti perintah yang ada dalam aplikasi, paling lama satu jam sudah selesai jika tidak ada kendala jaringan internetnya," kata Marzuki.

Menurut Marzuki, untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh, perlu kerjasama yang baik seluruh pihak guna mematuhi protokol kesehatan yang telah dibuat oleh Pemerintah.

DPMPSP Aceh sendiri, kata Marzuki, telah menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat di kantor, seperti jika ada pemohon yang mengurus perizinan datang ke kantor, pemohon wajib memakai masker, cuci tangan di tempat yang telah disediakan juga harus menjaga jarak.

"Jika ada pemohon yang datang ke kantor tidak memakai masker, maka petugas di DPMPSP tidak akan melayaninya," sebut Marzuki.

Langkah lain yang telah dilakukan DPMPSP Aceh untuk mencegah penyebaran Covid-19, kata Marzuki, yaitu melakukan pembatasan jam layanan.

"Langkah tersebut dilakukan pada awal munculnya Covid-19. Tapi sekarang jam layanan sudah normal seperti biasa," ujarnya.

Marzuki menambahkan, selama Covid-19, khususnya untuk perpanjangan izin tidak diperlukan dilakukan verifikasi lapangan.

Komentar

Loading...