Unduh Aplikasi

Cegah Penyebaran Covid-19, Kacabdin Pendidikan Nagan Raya Pantau PBM Tatap Muka

Cegah Penyebaran Covid-19, Kacabdin Pendidikan Nagan Raya Pantau PBM Tatap Muka
Kacabdin Pendidikan Nagan Raya, Khairan. Foto untuk AJNN

NAGAN RAYA - Cabang Dinas Pendidikan Aceh Nagan Raya terus melakukan pemantauan aktivitas belajar dan mengajar di sejumlah sekolah sejak dimulainya tatap muka. Pemantauan ini dilakukan Proses Belajar Mengajar (PBM) guna mencegah terjadinya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kalangan pelajar SMA/SMK di Kabupaten setempat.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Nagan Raya, Khairan kepada AJNN mengatakan sejak berlakunya sistem belajar tatap muka di Nagan Raya dalam sebulan terakhir, dirinya tidak pernah luput dalam memantau aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Tatap muka sudah kita mulai sejak tanggal 12 oktober. Untuk memantaunya sudah kita bentuk tim satgas Covid-19 di sekolah, semacam kepanitian untuk mencegah penyebaran,” kata Khairan, Kamis (12/11/2020) di Suka Makmue.

Tidak hanya itu, kata Khairan, dirinya juga sering mengunjungi sekolah untuk melihat kepatuhan siswa dalam menjalankan Protokol Kesehatan di sekolah - sekolah SMA/SMK yang ada di Kabupaten Nagan Raya.

Kata Khairan, jika saat mengunjungi sekolah ada siswa yang tidak menggunakan masker, maka Khairan akan selalu mengingatkan siswa untuk menggunakan masker, agar tercegah dari penularan virus yang pertama sekali ditemukan di Provinsi Wuhan, China pada akhir tahun 2019 lalu itu.

Khairian menjelaskan, kepada siswa yang ditemukan tidak menggunakan masker maka dalam mengingatkannya ia lebih banyak memberikan edukasi kepada siswa tersebut sehingga memahami pentingnya menjaga kesehatan.

“Sering juga saya kunjungi kesekolah-sekolah untuk melihat bagaimana disana dalam pencegahannya. Jadi disekolah saya sering temukan siswa membawa masker tapi dikantongi, lalu saya ingatkan untuk menggunakannya,” ucap Khairan.

Khairan juga mengatakan bahwa dalam penggunaan masker, para siswa juga dianjurkan untuk melepaskan dalam lima belas menit sekali agar terjadi pertukaran oksigen, sehingga sisa tetap sehat.

Dan menurutnya, jika siswa yang sedang berada diluar ruangan atau berolah raga tidak menjadi soal tidak menggunakan masker, hanya saja dianjurkannya untuk tetap menjaga jarak, karena hal tersebut penting dalam mencegah.

“Bagi pengendara mobil yang masuk kedalam sekolah juga hanya kita perbolehkan tiga orang, dan itu sudah sesuai dengan SOP kita,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama proses tatap muka  berlangsung ia tidak henti-hentinya menghimbau kepala sekolah untuk terus menerapkan Prokes. Hal tersebut disampaikannya melalui surat edaran.

Selanjutnya dia juga meminta pihak sekolah mengingatkan kalau ada tamu yang datang ke sekolah tanpa mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan agar tamu tersebut tidak datang ke sekolah lalu membawa Covid-19 yang bisa menularkan kepada siswa di sekolah yang dia datangi.

Diperketatnya Prokes disekolah, dan pengawasan langsung dari dirinya, menurut Khairan lantaran awal ditemukan kasus di Nagan Raya ada beberapa siswa SMA disana yang terpapar Covid-19.

Komentar

Loading...