Unduh Aplikasi

Cegah Penularan COVID 19, Lapas Kelas II B Meulaboh Tiadakan Jam Kunjungan

Cegah Penularan COVID 19, Lapas Kelas II B Meulaboh Tiadakan Jam Kunjungan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh meniadakan jam kunjung bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP yang saat ini menjalani hukuman di lapas tersebut.

Larangan kunjungan tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Diasease atau COVID 19 terhadap tahanan di lapas itu.

Kepala Lapas Kelas II B Meulaboh, Sugianto, mengatakan peniadaan jam kunjung bagi keuarga WBP tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi Kementrian Hukum dan HAM.

“Kita sudah tiadakan jam kunjungan untuk para pengunjung di lapas. Ini sesuai dengan instruksi pimpinan. Peniadaannya sudah kita lakukan sejak Senin lalu hingga hitungan empat belas hari,” kata Sugianto saat dihubungi AJNN, Senin, (23/3).

Dikatakannya, selain menghentikan jam kunjungan bagi para tamu yang berkunjung ke lapas itu, kata dia, pihaknya juga memberikan pendidikan kesehatan penanggulangan dan pencegahan terinfeksinya virus SARS-CoV-2 yang mematikan tersebut.

Kepada pegawai Lapas Kelas II B Meulaboh, kata dia, juga diterapkan hal yang sama dalam menjaga prilaku hidup sehat dan bersih. Bahkan, kata dia, jika ada pegawainya yang keluar daerah akan dilakukan pemeriksaan kesehatan apakah dicurigai terinfeksi virus mematikan yang saat ini dinyatakan menjadi pandemi oleh World Healt Organizing (WHO) tersebut.

“Kalau ada pegawai kita yang keluar daerah ya kita minta untuk diperiksa kesehatanya. Jika nantinya berdasarkan surat rekoemndasi kesehatan dinyatakan sehat maka tetap masuk kerja, jika tidak ya nanti kita minta mereka lakukan isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Dikatakan Sugi, hingga saat ini semua pegawai Lapas Kelas II B Meulaboh tersebut tidak ada yang keluar daerah dan dinyatakan sehat.

"Saya pikir saat ini kan tidak ada yang terlalu kita khawatirkan. Kan Meulaboh belum ada kasus yang ditemukan," katanya.

Komentar

Loading...