Cegah "Diserang" Covid-19, Ratusan Prajurit TNI di Langsa Divaksin

Cegah "Diserang" Covid-19, Ratusan Prajurit TNI di Langsa Divaksin
Salah seorang prajurit TNI sedang diauntik vaksin oleh petugas kesehatan. Foto: untuk AJNN.

LANGSA - Ratusan prajurit dan PNS yang bekerja di Kodim 0104/ATIM disuntik vaksin Senin (5/4/2021). Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim yang berada di jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Payabujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Kapolkes IM 09.02 Langsa Peltu M. Irwan Sihombing mengatakan vaksinisasi terhadap prajurit TNI ini merupakan tahap ke 2 setelah tahap 1 dilakukan beberapa waktu lalu.

Untuk hari ini, kata dia, penyuntikan dilaksanakan terhadap 146 dari keseluruhan 649 prajurit dan PNS di Kodim 0104/ATIM, sisanya akan dilanjutkan sampai tiga hari ke depan.

“Agar tidak terjadi kerumunan, penyuntikan dilaksanakan mulai pagi, siang dan sore, jadi personel divaksin sesuai antriannya," terangnya.

Sebelum di vaksin, kata dia, prajurit terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan data, kemudian di skrining atau pemeriksaan singkat kesehatan.

Sementara itu, koordinator program Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Langsa, Afridawati menjelaskan cairan vaksinasi akan bekerja di dalam tubuh, dimana seseorang akan menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.

"Vaksin adalah produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang dihasilkannya telah diolah sedemikian rupa sehingga aman, apabila diberikan kepada manusia akan menimbulkan kekebalan spesifik secara aktif terhadap penyakit tertentu," ujarnya.

Menurut Afridawati vaksin bukan obat, vaksin bekerja untuk mendorong pembentukan kekebalan spesifik tubuh agar terhindar dari tertular ataupun kemungkinan sakit berat. Selama belum ada obat yang defenitif untuk Covid-19, maka vaksinasi adalah upaya perlindungan yang baik dilakukan agar terhindar dari penyakit Covid-19.

"Vaksin akan merangsang pembentukan kekebalan terhadap penyakit tertentu pada tubuh seseorang, dengan demikian tubuh akan melawan virus atau bakteri pembawa penyakit," sebutnya.

Sementara itu, Dandim 0104/ATIM, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan bersama-sama dengan Dinkes ini merupakan implementasi perintah dari pemerintah. 

"Anggota TNI AD menjadi sasaran vaksin tahap dua lantaran tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik sehingga vaksinasi ditargetkan pada anggota TNI," ujarnya.

Hari ini dilaksanakan vaksin suntikan ke 2, yang merupakan tindak lanjut dari vaksin yang sebelumnya.

“Walaupun sudah melaksanakan vaksinasi untuk mencegah dari serangan Covid-19. Namun kita tetap harus mematuhi aturan protokol kesehatan, sehingga program vaksinasi ini bisa efektif," pungkas Dandim.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini