Unduh Aplikasi

Cegah Covid 19 di Aceh Barat, Polisi Mulai Bubarkan Keramaian

Cegah Covid 19 di Aceh Barat, Polisi Mulai Bubarkan Keramaian
Polisi membubarkan keramaian di Aceh Barat. Foto: Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat mulai membubarkan titik kumpul keramaian yang ada di Meulaboh. Aksi ini dilakukan guna mencegah penyebaran Corona Virus Diasease atau Covid19.

Operasi pembubaran titik keramaian seperti warung kopi berlangsung pada Rabu (25/3), dipimpin langsung Kepala Polres setempat Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda.

Kapolres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda mengatakan pembubaran keramaian di titik kumpul tertentu dilakukan sesuai dengan maklumat yang disampaikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Idham Azis.

Apa yang dilakukan itu, kata dia, merupakan upaya Kepolisian dalam mengambil tindakan preventif guna memcegah penularan virus corona.

"Yang kita lakukan ini untuk mencegah masyarakat berkumpul. Karena dengan berkumpul ini bisa menyebabkan penularan Covid19 merebak," kata Kapolres, kepada wartawan.

Argamuda meminta kepada masyarakat yang ada di Kabupaten setempat untuk mematuhi apa yang telah disampaikan Kapolri maupun pemerintah, sehingga Kabupaten Aceh Barat terhindar dari penyebaran virus dengan bahasa ilmiahnya SARS-CoV-2 tersebut.

Dikatakannya, sebelum pembubaran keramaian sebenarnya pihak Kepolisian setempat telah menyampaikan imbauan untuk tidak membuat keramaian atau berkumpul hingga adanya keramaian.

Selain itu, kata dia, untuk mencegah terjadinya Covid19 pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS serta melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum.

"Jadi kita sudah menyampaikan imbauan sebelumnya. Kegiatan sosialisasi dan juga penyemprotan disinfektan ditempat-tempat umum," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres meminta kepada pemilik warung kopi untuk menjual kopi dengan sistem pelayanan berjalan atau sistem pesan.

Hal ini dilakukan, lantaran tidak mungkin menutup kedai kopi yang ada di Kabupaten itu, sebab jika upaya itu dilakukan maka akan membuat lumpuhnya perekonomian para pedangan kopi di kabupaten tersebut.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...