Unduh Aplikasi

Cegah Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan

Cegah Corona, 1.362 Napi di Aceh Dibebaskan
Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Lambaro, Aceh Besar. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Sebanyak 1.362 narapidana dan anak di Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Aceh dibebaskan lebih cepat melalui asimilasi dan hak integrasi.

Kadivpas Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman menyebutkan narapidana dibebaskan berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integritas dalam rangka mencegah dan penanggulangan penyebaran covid 19 yang tengah mewabah.

"Ada seribuan lebih narapidana di Aceh akan dibebaskan lebih cepat," kata Meurah, Rabu (1/4).

Ia menyebutkan pembebasan narapidana dan anak tersebut diberikan kepada narapidana yang telah menjalani dua pertiga masa pidana dan anak yang sudah menjalani satu perdua masa pidana paling lambat 31 Desember 2020.

"Narapidana dan anak tersebut akan diusulkan asimilasi di rumah sampai menunggu keluar SK pembebasan bersyarat yang sebelumnya telah kita ajukan," ujarnya.

Meurah juga menyebutkan narapidana atau anak yang terkait dengan PP 99 tidak akan diusulkan asimilasi dan hak integritas.

"Narapidana dan anak yang terlibat kasus terorisme, narkoba, korupsi, kejahatan HAM tidak akan diusulkan asimilasi. Untuk mereka sedang dirumuskan kembali regulasi untuk diberikan asimilasi melalui Permen 10/2020," katanya.

Dalam proses pembebasan, kata Meurah, pihaknya akan mempermudah administrasi salah satunya cukup laporan pembinaan dari Lapas maupun Rutan dan surat pernyataan bersedia menjalani asimilasi di rumah.

"Jika setengah hukuman dan dua pertiganya jatuh paling lambat akhir Desember 2020 maka narapidana tersebut bisa dibebaskan," ungkapnya.

Komentar

Loading...