Unduh Aplikasi

Cara Sekolah di Sabang Belajar Tatap Muka Selama Covid, Dibagi Shift Sesuai Prokes

Cara Sekolah di Sabang Belajar Tatap Muka Selama Covid, Dibagi Shift Sesuai Prokes
Ilustrasi. Foto: Net

SABANG - Perubahan status zonasi Covid-19 Kota Sabang menjadi orenge, sehingga proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka kembali aktif, setelah sebelumnya sempat terhenti dan belajar secara daring.

Proses KBM yang berlangsung saat ini di Pulau Weh tersebut mengikuti protokol kesehatan, salah satunya dengan membagi waktu atau sift belajar kepada siswa. Hal itu dikatakan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Sabang, Abdul Hamid yang dihubungi, Sabtu (24/10).

Dalam Proses Bejalar Mengajar (PBM) yang dilakukan, pihaknya selama ini selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan provinsi, semua aturan yang diberlakukan sesuai dengan instruksi menteri pendidikan.

Tidak hanya itu, menurut Abdul Hamid, pihaknya juga terus mengikuti perkembangan kasus Covid-19 di Sabang. Sehingga dalam setiap tindakan yang diambil sesuai dengan kondisi wilayah.
 
“Proses belajar tatap muka tetap berjalan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Waktu belajar dibagi, misal satu ruangan ada siswa 30 siswa, dibagi dua, hari ini belajar 15 siswa, besoknya gantian yang 15 siswa lagi,” kata Abdul Hamid.

Cara seperti itu diterapkan untuk semua SMA/SMK, SMP dan SLB yang ada di pulau terluar paling barat propinsi Aceh.

“Jumlah sekolah SMA/SMK, SMP dan SLB semuanya ada 15, dan alhamdulillah hingga saat belum ada kendala terkait kembali diberlakukan kembali sekolah secara tatap muka,” pungkasnya.

Lanjutnya, Dinas pendidikan kota Sabang selalu mengikuti perkembangan kasus Covid-19. Jika di tengah perjalanan nanti tiba-tiba ada wilayah yang dianggap rawan, maka pihaknya akan putuskan tetap belajar tatap muka atau tidak.

Komentar

Loading...