Unduh Aplikasi

Cang pilem bersama KTP, melawan kekerasan dan kemiskinan

Cang pilem bersama KTP, melawan kekerasan dan kemiskinan
Cang pilem KTP
BANDA ACEH - Ini kesekian kali Komunitas Tikar Pandan (KTP) menggelar pemutaran film dan diskusi. Acara itu diberinama cang pilem yang artinya mengupas atau mengkuliti film yang ditonton. Kali ini film yang akan diputar film Jerman dan dokumenter Indonesia dengan mengambil tema 'Melawan Kekerasan dan Kemiskinan'.

Dalam siaran pers yang diterima AJNN disebutkan, jadwal pemutaran dilakukan selama dua hari yakni 23 - 24 Maret 2014, pukul 16.10 Wib di kantor TKP, Jalan. Tgk. Meunara VIII, No. 8. Garot. Aceh Besar, Aceh.

Film Jerman berjudul "Die Brücke am Ibar” diputar pada Kamis, 23 Oktober 2014. Film ini berdurasi 88 menit, kategori dewasa.  Die Brücke am Ibar mengangkat isu konflik di Kosovo yang melibatkan bentrokan bersenjata antara orang Serbia dan orang Albania. Melalui rangkaian gambar indah yang memilukan, sutradara Michaele Kleze menampilkan situasi perang, di mana jembatan menjadi pemisah, bukan penghubung, dan tidak ada yang menang. Film ini meraih Penghargaan Film Bavaria 2013–Penghargaan Bakat Muda dan Penghargaan Audiens di Festival Film Biberach 2012.

Sementara film dokumenter Indonesia bernama “Masked Monkey: The Evolution of Darwin's Theory” diputar pada 24 Oktober 2014. Film kategori remaja ini berdurasi 110 menit,  karya Ismail Fahmi Lubish.

Masked Monkey merupakan salah satu film dokumenter bermutu tinggi yang membuat kita mengalami sesuatu yang luhur–pemahaman bahwa pengalaman yang didapat dari perjalanan tersebut memberi kenikmatan mata laksana musik bagi telinga, tapi sekaligus bercampur kengerian, dan sering kali kesedihan.

Film ini telah diikutsertakan dan diputar di Rotterdam International Film Festival 2014 dan Chopshots Documentary Film Festival 2014. Setelah pemutaran film Masked Monkey, akan ada diskusi membahas isu antikekerasan dan kemiskinan.

Selain Masked Monkey, satu film dokumenter yang akan diputar adalah  “Dongeng Rangkas” karya bersama  Andang Kelana, Badrul “Rob” Munir, Fuad Fauji, Hafiz, dan Syaiful Anwar.

Film ini adalah Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Dokumenter 2011 (Yogyakarta). Film ini juga telah diikutsertakan dan diputar di 3rd DMZ-Docs Korean International Documentary Festival 2011 dan Copenhagen International Documentary Film Festival 2011 (CPH:DOX) di Denmark.

SP

Komentar

Loading...