Unduh Aplikasi

Calon Penghuni Sudah Terdata, 100 Unit Rumah PUPR di Pijay Belum Bisa Ditempati

Calon Penghuni Sudah Terdata, 100 Unit Rumah PUPR di Pijay Belum Bisa Ditempati
erumahan yang dibangun oleh PUPR di Gampong Pohroh, Pidie Jaya.

PIDIE JAYA - Pembangunan 100 unit rumah yang bersumber dari Kementerian PUPR tahun anggaran 2017 dengan nilai kontrak Rp 14 miliar di Gampong Pohroh, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, hingga kini belum rampung.

Rumah yang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu belum dapat ditempati oleh penghuni yang telah didata oleh pemerintah setempat.

Kabid Cipta Karya Dinas PU Pidie Jaya, Salahuddin yang dihubungi wartawan, Jumat (26/1) mengatakan, pihaknya tidak mengetahui sejauh mana realisasi pembangunan rumah tersebut. Pasalnya kata dia, Dinas PU setempat tidak dilibatkan dalam pengawasan pembangunan rumah tersebut.

"Pembangunan rumah itu semuanya di tangani oleh Pusat. Kami tidak dilibatkan sama sekali dalam kegiatan tersebut, apakah pengawasan dan lainnya. Sehingga kami tidak tahu berapa nilai kontrak dan spesifikasi rumah tersebut," kata Salahuddin.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu, Kementerian PUPR pernah datang menjumpai pihaknya untuk melakukan serah terima kunci rumah. Namun pihaknya tidak dapat menerima karena pembangunannya belum rampung 100 persen.

"Dari informasi yang kami terima, pembangunan rumah itu ditambah waktu sampai dengan Maret 2018. Beberapa waktu lalu mau diserahkan kunci, tapi kami belum dapat menerima. Untuk calon penghuni, datanya sudah ada pada Asisten II, yang data tersebut berasal dari Dinas Sosial. Kami tidak dilibatkan," jelasnya.

Sementara itu, rekanan pelaksana melalui pengawas lapangannya, Dedi mengatakan, beberapa waktu lalu pihak dari Kementerian PUPR telah turun ke lapangan untuk melakukan PHO dan penyerahan kunci ke Pemkab setempat. Namun setelah dilihat progresnya di lapangan, mereka meminta untuk dilakukan pekerjaan finishing.

Menurutnya, pembangunan rumah dari program satu juta rumah Pemerintah Pusat dan untuk Kabupaten Pidie Jaya tahun 2017 dibangun sebanyak 100 unit tersebut, progresnya telah mencapai 98 persen. Untuk pembangunan 100 unit di Pidie Jaya, lanjutnya, nilai kontraknya sebesar Rp 14 milyar lebih.

"Progresnya sudah 98 persen. tinggal pekerjaan finishing dan koneksi air antar rumah. Listrik, jalan lingkungan dan mobiler sudah siap. Akhir Januari ini sudah rampung semua," ungkap Dedi menjanjikan.

Pantauan AJNN di lokasi, sejumlah pekerja masih melakukan pekerjaan di sudut-sudut komplek perumahan yang berlokasi di perbukitan Gampong Pohroh tersebut. di rumah-rumah tersebut memang belum ada air.

Komentar

Loading...