Unduh Aplikasi

Mantan Dewan di Aceh Tamiang Minta Jatah Aspirasi

Mantan Dewan di Aceh Tamiang Minta Jatah Aspirasi
Ilustrasi pembagian dana aspirasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Sejumlah bekas anggota DPRK Aceh Tamiang periode 2014-2019 yang gagal terpilih kembali pada Pileg 2019 lalu, dikabarkan meminta jatah "aspirasi" kepada dewan baru terpilih.

Meskipun terbilang aneh, tapi ini terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, sejumlah dewan baru terpaksa harus membagikan dana aspirasi (pokir) mereka kepada bekas anggota dewan lama. Menurut informasi diterima AJNN, jatah aspirasi yang diminta dewan periode lalu adalah dari dewan baru yang berasal dari partai yang sama.

Jatah aspirasi untuk dewan periode lalu itu disebut-sebut didapati dari hasil lobi mereka kepada bupati dan bupati disebut-sebut menyetujuinya, karena sebagian dari mereka adalah pendukung bupati periode ini pada Pilkada lalu.

Masih menurut informasi diperoleh AJNN, jatah yang harus dibagikan oleh anggota dewan baru kepada dewan lama mencapai Rp 500 juta lebih dari total aspirasi yang mereka terima.

Jatah pokir dewan baru tidak hanya dibagikan kepada bekas anggota dewan periode lalu yang gagal duduk di kursi DPRK, namun juga harus dibagikan untuk calon anggota DPRA yang gagal.

Jika dalam partai yang sama ada dua anggota dewan lama tidak terpilih kembali, maka satu anggota dewan yang baru terpilih harus menanggung satu anggota dewan periode lalu, sesuai dengan partai masing-masing.

Bahkan sejumlah paket aspirasi anggota dewan baru anggaran tahun 2020 yang tersebar disebagian SKPK telah diklaim sebagian adalah milik anggota dewan periode lalu.

Namun, pembagian jatah aspirasi itu tidak berlaku bagi anggota dewan periode lalu yang terpilih kembali pada Pileg 2019 (incumbent), mereka tetap mendapati jatah penuh aspirasinya.

Salah seorang sumber AJNN di DPRK Aceh Tamiang, Senin (6/4) membenarkan ada pemotongan aspirasi dewan baru untuk dibagikan kepada anggota dewan lama yang tak terpilih lagi pada Pileg 2019 lalu. Namun ia tidak mau banyak berkomentar tentang hal tersebut.

Komentar

Loading...