Unduh Aplikasi

Cadangan energi Indonesia cuma 20 hari, Jepang satu tahun

JAKARTA - Kondisi sektor energi Indonesia memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Cadangan energi nasional tergolong rentan. Sebab, hanya bertahan untuk 20 hari.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Tumiran mengatakan, cadangan energi nasional hanya untuk operasional. Bukan cadangan penyanggah yang strategis. Hal ini jauh berbeda jika dibandingkan negara lain seperti Jepang.

"Cadangan kita cuma cadangan operasional untuk 20 hari. Itu juga BBM Pertamina. Jepang itu punya tunnel di bawah bukit dengan diameter 30 meter dan panjang 500 meter secara paralel. Tunnel itu di bawah batu granit. Tempat ini diisi LNG yang mereka beli dari Indonesia dan Qatar," ucap Tumiran dalam seminar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Kamis (9/10).

Jangankan dibandingkan dengan Jepang, ketahanan energi Indonesia juga kalah dari Singapura. Negara tetangga yang notabene tidak punya sumber daya alam namun memiliki jaringan infrastruktur pipa yang bisa menjadi Hub jaringan pipa Asia Pasifik.

"Jepang bisa bertahan dengan cadangan energinya satu tahun. Sedangkan Singapura punya pipa pipa dan tengki yang siap menjadi Hub transaksi gas Asia Pasifik. Mereka sudah berlebih kita masih kurang makan," tegasnya.

Pemerintah harus lebih serius memikirkan ketahanan energi nasional. Salah satunya cara menaikkan harga BBM subsidi mendekati harga keekonomian.

"Subsidi bisa dialihkan bentuk lain. Harga naik tapi sektor transportasi bisa saja diberi insentif. Akses industri selanjutnya harus bisa didorong," tutupnya.

MERDEKA
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...