Unduh Aplikasi

C-Four Dukung Pergub Cuti Hamil Enam Bulan

C-Four Dukung Pergub Cuti Hamil Enam Bulan
BANDA ACEH - Pengasuh rumah singgah untuk anak-anak penderita kanker C-Four (Children Cancer Care Community) Banda Aceh, Ratna Eliza mendukung peraturan gubernur (pergub) mengenai cuti hamil dan melahirkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau tenaga honor perempuan enam bulan.

Menurutnya cuti yang diberikan selama enam bulan itu akan memberikan manfaat besar terhadap tumbuh kembang bayi. Karena asi pertama dari ibu mengandung clostrum untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit yang bisa menyerangnya dalam masa pertumbuhanya.

"Ibu bisa terus memantau perkembangan bayi dari hari ke hari. Baik dari berat badan, dan pada masa imunisasi pertama. Dengan cuti enam bulan akan ada masa panjang dan interaksi ibu dan bayi, sehingga terjadi ikatan bathin yangg kuat antara ibu dan anak," kata Ratna Eliza kepada AJNN, Minggu (21/8).

Apalagi, kata Ratna, dalam masa enam bulan itu proses penyembuhan itu sangat efektif, apalagi jika si ibu melahirkan dengan operasi (caesar), sehingga dibutuhkan waktu penyembuhan yang sedikit lama.

"Ketika masa penyembuhan ibu bisa terus memberikan asi kepada bayi, tumbuh kembang bayi selalu bisa diperhatikan sampai bayi bisa kuat dan siap untuk ditinggal, karena bayi sudah bisa makan makanan pendamping asi," ungkapnya.

Ratna yang memiliki tiga orang anak itu juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak mendukung adanya pergub tersebut. Pihak-pihak tersebut menurutnya tidak menginginkan generasi penerus bangsa bisa cerdas dan sehat, serta mengabaikan hak-hak perempuan

"Asi ekslusif akan membuat bayi itu mempunyai tubuh yang sehat, kuat dan cerdas dengan asupan gizi yang cukup. Yang tidak mendukung itu sama saja mereka telah mengabaikan hak-hak wanita," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga tidak mempersoalkan apabila ada pihak-pihak menilai keluarnya pergub itu dengan tujuan pencitran menjelang pilkada. Namun terlepas dari itu pergub ini sangat bermanfaat bagi para wanita.

"Saya tak mempersoalkan kalau ada yang menilai ini merupakan politik pencitraan. Terlepas semua itu, yang jelas ini memberikan manfaat kepada perempuan ketika masa hamil dan pasca melahirkan. Bayi sangat besar menerima manfaatnya, semoga siapa pun pemimipin terpilih nanti tak merupak pergub ini," harapnya.

Komentar

Loading...