Unduh Aplikasi

Bustami Hamzah Jabat Komut Bank Aceh Syariah

Bustami Hamzah Jabat Komut Bank Aceh Syariah
Logo Bank Aceh Syariah. Foto IST.

BANDA ACEH - Surat Keputusan (SK) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Dewan Komisaris Bank Aceh Syariah (BAS) telah diterbitkan. Informasi tersebut diperoleh AJNN, Selasa (13/4/2021) dari Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman.

Menurut Haizir, ada dua nama baru dalam SK yang diterbitkan OJK untuk Bank tersebut. Mereka adalah Komisaris Utama (Komut) yang dijabat oleh Bustami Hamzah dan Komisaris dijabat oleh H Taqwallah yang saat ini juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh. Sedangkan tiga orang lainnya, menurut Haizir merupakan wajah lama.

"Ya, pak Bustami Hamzah sebagai Komut dan pak Sekda sebagai Komisaris," ujar Haizir singkat menjawab pertanyaan AJNN di Banda Aceh.

Berikut nama-nama Dewan Komisaris Bank Aceh Syariah:

Komisaris Utama: Bustami Hamzah 
Komisaris: H Taqwallah 
Komisaris Independen: Mirza Tabrani 
Komisaris Independen: Muslim A Djalil
Komisaris Indeoenden: Abdusamad

Dari Bank Konvensional ke Bank Syariah

Langkah awal Bank Aceh melakukan perubahan kegiatan usaha dari konvensional ke sistem Syariah dimulai saat Bank Aceh melalui hasil rapat RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) tanggal 25 Mei 2015 tahun lalu bahwa Bank Aceh melakukan perubahan kegiatan usaha dari sistem konvensional menjadi sistem syariah seluruhnya. 

Mengutip dari laman resmi Bank Aceh, setelah tanggal tanggal 25 Mei 2015 proses konversi dimulai dengan tim konversi Bank Aceh dengan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Setelah melalui berbagai tahapan dan proses perizinan yang disyaratkan oleh OJK akhirnya Bank Aceh mendapatkan izin operasional konversi dari Dewan Komisioner OJK Pusat untuk perubahan kegiatan usaha dari sistem konvensional ke sistem syariah secara menyeluruh.

Izin operasional konversi tersebut kemudian ditetapkan berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor. KEP-44/D.03/2016 tanggal 1 September 2016 Perihal Pemberian Izin Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional Menjadi Bank Umum Syariah PT Bank Aceh.

Surat keputusan itu diserahkan langsung oleh Dewan Komisioner OJK kepada Gubernur Aceh saat itu, dr Zaini Abdullah melalui Kepala OJK Provinsi Aceh, Ahmad Wijaya Putra di Banda Aceh.

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa kegiatan operasional Bank Aceh Syariah baru dapat dilaksanakan setelah diumumkan kepada masyarakat selambat-lambatnya 10 hari dari surat SK tersebut. 

Perubahan sistem operasional dilaksanakan pada tanggal 19 September 2016 secara serentak pada seluruh jaringan kantor Bank Aceh. Dan sejak tanggal tersebut Bank Aceh telah dapat melayani seluruh nasabah dan masyarakat dengan sistem syariah murni mengutip Ketentuan PBI Nomor 11/15/PBI/2009.

Proses konversi Bank Aceh menjadi Bank Syariah diharapkan dapat membawa dampak positif pada seluruh aspek kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan menjadi Bank Syariah, Bank Aceh bisa menjadi salah satu titik episentrum pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah yang lebih optimal.

Kantor Pusat Bank Aceh berlokasi di Jalan Mr. Mohd. Hasan No 89 Batoh Banda Aceh. Sampai dengan akhir tahun 2017, Bank Aceh telah memiliki 161 jaringan kantor terdiri dari 1 Kantor Pusat, 1 Kantor Pusat Operasional, 25 Kantor Cabang, 86 Kantor Cabang Pembantu, 20 Kantor Kas tersebar dalam wilayah Provinsi Aceh.

Sedangkan di kota Medan terdapat dua Kantor Cabang, dua Kantor Cabang Pembantu, dan satu Kantor Kas serta 17 Payment Point. Bank juga melakukan penataan kembali lokasi kantor sesuai dengan kebutuhan.

Riwayat singkat dan perubahan nama serta badan hukum Bank Aceh.

19 Nopember 1958: NV. Bank Kesejahteraan Atjeh (BKA).

6 Agustus 1973: Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh (BPD IA).

5 Februari 1993: PD. Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh (PD. BPD IA).

7 Mei 1999: PT. Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh, disingkat menjadi: PT. Bank BPD Aceh

29 September 2010 : PT. Bank Aceh.

19 September 2016: PT. Bank Aceh Syariah.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...