Unduh Aplikasi

Burung Pipit Resahkan Petani di Abdya

Burung Pipit Resahkan Petani di Abdya
ACEH BARAT DAYA - Dalam dua pekan terakhir ini, para petani di Kawasan Gampong (Desa) Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai merasa resah. Pasalnya, padi yang sedang berbuah muda di serang hama burung pipit. Akibatnya para petani harus pergi pagi pulang sore untuk menghalau hama tersebut.

"Sudah dua pekan ini, terpaksa pergi pagi pulang sore untuk menghalau burung pipit yang memakan butir padi muda dan masalah ini semakin meresahkan kami petani,” ungkap Sabri kepada AJNN, Senin (21/3).

Tambahnya, para petani saat ini sangat kesulitan untuk memberantas hama burung pipit yang muncul setiap musim tanam, terkadang untuk mengatasi hal tersebut, petani hanya membuat orang-orangan sebagai solusi.“Solusinya hanya dengan cara membuat orang-orangan dan memancangkan tiang-tiang dari kayu untuk mengikat pita dan kantong plastic bekas dalam persawahan,” katanya.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Budi petani setempat, ia mengatakan ratusan burung pipit secara berkelompok merayap mengincar buah padi muda, jika ini terus berlanjut, tidak tertutup kemungkinan akan menuai hasil yang tidak memuaskan.” Banyak sekali kawanan burung, jika tidak kita jaga kemungkinan tidak ada rezki,” tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Budi, walaupun kurang efektif, dirinya hanya bisa mengunakan metode tradisional untuk meminimalisir serangan hama burung pipit dengan cara memasang orang-orangngan dan bunyi-bunyian dari kaleng bekas. "Hanya dengan cara tradisional yang bisa kami lakukan, untuk itu kita berharap agar intansi terkait mau membantu kita, sehingga hasi panen padi bisa meningkat,” pintanya.

Komentar

Loading...