Unduh Aplikasi

Data Penerima BST Buruk, Orang Meninggalpun Terdaftar sebagai Penerima

Data Penerima BST Buruk, Orang Meninggalpun Terdaftar sebagai Penerima
Antusias masyarakat yang mengantri untuk mengambil bantuan BST di Kantor Pos Teunom, Aceh Jaya.

ACEH JAYA - Data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh Jaya diduga amburadul, Minggu (17/5).

Pasalnya, dari data yang diterima AJNN di Gampong Tuwi Eumpeuk, Kecamatan Pangan, Aceh Jaya masih ditemukan data penerima BST yang tidak memenuhi syarat. Selain ada yang tumpang tindih bantuan, ada juga data penerima yang sudah meninggal dunia dan ada pula yang sudah pindah namun masih terdaftar dalam penerima bantuan BST.

Keuchik Tuwi Eumpek, Imran yang dihubungi AJNN membenarkan jika ada data penerima BST yang disalurkan pada 15 Mei lalu ada yang tumpang tindih serta ada juga penerima yang sudah meninggal dunia.

"Iya benar, ada penerima yang tumpang tindih dari PKH sebanyak 3 orang, dan data penerima yang sudah meninggal sebanyak 8 orang serta penerima yang sudah pindah ada 3 orang," kata Keuchik Imran.

Katanya, untuk penerima yang sudah meninggal dunia serta yang pindah tidak disalurkan, sementara penerima yang tumpang tindih tetap disalurkan ke penerima walaupun mereka sudah juga menerima bantuan PKH.

"Kita serba salah, enggak kita kasih datanya masuk dan penerima akan marah jika tidak dikasih karena namanya ada di daftar penerima," ungkap Imran.

Kalau data yang sudah pindah dan yang meninggal dunia sudah di-BKO-kan di Bagian Kesra Kantor Desa Tuwi Eumpeuk untuk di bawa dalam rapat, kemana akan disalurkan bantuan tersebut.

Dirinya juga menjelaskan jika data penerima BST di desanya itu merupakan data dari kantor Camat Panga. Padahal, tambahnya, data tersebut sudah berulang kali diajukan perbaikan oleh desa karena banyak data yang sudah tidak valid lagi.

Namun, hingga hari pembagian bantuan, data tersebut tak kunjung berubah sesuai data terbaru yang diberikan pihak desa ke kantor kecamatan.

"Kita sudah capek mengusulkan agar data penerima BST itu diperbaharui dengan data terbaru, namun apa boleh buat, kita hanya bisa mengusulkan sedangkan yang ambil kebijakan ada di kantor Camat dan Dinsos Aceh Jaya," tutur Keuchik Imran.

Sementara itu, Camat Panga, Mawardi yang dihubungi AJNN secara terpisah membantah jika pihak desa sudah pernah mengajukan data perbaikan untuk penerima bantuan BST ke kantor Camat Panga.

"Setahu saya belum ada pihak desa yang mengajukan perbaikan data penerima bantua BST, termasuk desa Tuwi Eumpeuk," ungkap Mawardi.

Menurutnya, data penerima bantuan BST tersebut langsung dikirim dari kementerian ke desa masing-masing melalui kantor Pos.

"Itu kan bantuan sosial dari pusat, dan juga tidak ada jalur koordinasi dengan camat," jelasnya.

Namun demikian, dirinya juga mengaku tidak tahu terkait adanya data yang tumpah tindih dan ada pula data penerima yang sudah meninggal dunia dalam penerima bantuan BST.

"Dimana data itu diambil dan kenapa bisa ada data yang tumpang tindih saya juga tidak tahu, namun kita juga sudah sampaikan ke desa jika ada yang tumpang tindih jangan diberikan lagi," pungkas Camat Mawardi.

Komentar

Loading...