Unduh Aplikasi

Buruh Tani Jadi Aktivitas Sampingan Pelajar di Abdya

Buruh Tani Jadi Aktivitas Sampingan Pelajar di Abdya

ACEH BARAT DAYA - Mahalnya ongkos tanam padi di wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada musim gadu tahun ini dimanfaatkan oleh sejumlah pelajar setempat untuk menjadi buruh tani sebagai aktivitas sampingan guna mencari uang jajan dan kebutuhan keluaga.

"Aktivitas sampingan ini saya lakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mencari uang jajan," kata seorang pelajar SLTA di Lembah Sabil, Uskatullah kepada AJNN, Jumat (25/11).

Menurutnya, menanam padi milik masyarakat di kecamatan itu memang tidak dilakukannya seorang diri, melainkan bersama dengan kawan-kawannya baik masih sebaya maupun yang sudah tamat sekolah.

"Aktivitas ini cuma saat masa tanaman padi apalagi jasa tanam padi saat ini mahal sehingga kami mamfaatkan kesempatan ini," ujarnya.

Ia mengaku, untuk mencari lahan pertanian di Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil memang tidak sulit sebab lahan sangat banyak sementara yang jasa buruh tanam padi tergolong sangat minim.

"Saat saya bersama teman-teman menawarkan diri menjadi jasa buruh tani langsung diterima pemilik lahan sawah dengan harga yang telah ditentukan," ujar Uska.

Ia menjelaskan, ongkos yang diterimanya untuk luas lahan satu naleh atau sekitar 16 bambu, setara sepertiga hektare sekitar Rp 500 ribu.

"Dengan lahan seluas itu saya menanam padi mulai dari pagi hingga sore, dilakukan bersama tiga kawan, jadi uangnya lumayan setelah dibagi bersama," jelas Uska.

Kata Uska, aktivitas menjadi buruh tani bukanlah hal yang tabu untuk dilakukan oleh pelajar, tetapi hal tersebut sebagai bentuk pengabdian bagi keluarga.

"Belajar iya, membatu kelurga juga kewajiban, dan yang kami lakulan tidak berpengaruh pada aktivitas belajar," ungkapnya.

Komentar

Loading...