Unduh Aplikasi

Buruh Aceh Tuntut UMP Rp 3,5 Juta dan Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Buruh Aceh Tuntut UMP Rp 3,5 Juta dan Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Buruh Aceh menuntut kenaikan UMP 2020 dan menolak kenaikan BPJS Kesehatan. Foto: AJNN.Net/Tommy.

BANDA ACEH - Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Aceh (ABA) menuntut kepada pemerintah agar upah minimum provinsi (UMP) Aceh tahun 2020 naik menjadi Rp 3,5 juta. Selain itu mereka juga menolak kenaikan BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan sejumlah buruh pada aksi di Gedung DPRA dan kantor Gubernur Aceh," Rabu (2/10).

Koordinasi Aksi, Habibie Insuen menyebutkan kenaikan UMP bagi pekerja telah di kaji melalui survey kebutuhan hidup layak (KHL). Dari hasil tersebut upah layak saat ini Rp 3,2 hingga Rp 3,5 juta.

Selain itu, para buruh meminta kepada pemerintah memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak membayar upah layak kepada karyawannya di bawah UMP.

"Masih ada perusahaan besar yang membayar pekerjanya dibawah UMP. Kami harap perusahaan tersebut diberikan sanksi," ucapnya.

Ia juga menyebutkan saat ini, pemerintahan telah banyak mengeluarkan kebijakan dan peraturan yang merugikan pekerjaan di Indonesia salah satunya rencana kenaikan iuran BPJS kesehatan.

"Seharusnya negara melindungi rakyat dengan menyediakan fasilitas kesehatan gratis bukan menaikan iuran BPJS Kesehatan hingga 100 persen," katanya.

Aksi Aliansi Buruh Aceh di gedung DPRA dan kantor gubernur Aceh dapat mengawalan ketat dari pihak kepolisian dan satpol PP.

Komentar

Loading...