Unduh Aplikasi

Bupati Tito Minta Generasi Muda Jangan Salah Gunakan Teknologi

Bupati Tito Minta Generasi Muda Jangan Salah Gunakan Teknologi
Bupati Aceh Barat Teuku Alaidinsyah
ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat Teuku Alaidinsyah, mengingatkan generasi muda untuk tidak salah dalam memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin berkembang saat ini. Hal tersebut disampaikan Haji Tito—sapaan akrab Teuku Alaidinsyah--Rabu, (10/8) saat memberikan sambutan pelepasan kontingen pramuka Aceh Barat untuk mengikuti Jambore Nasional 2016 di Cibubur, Jawab Barat.

Menurutnya, kesalahan dalam pemanfaatan teknologi telah menyebabkan pergeseran norma- norma kehidupan serta nilai budaya dan pola hidup yang berimplikasi rusaknya moral dan mental generasi muda

“Keterpurukan dan kehancuran yang melanda generasi muda saat ini, juga berawal dari ketiadaanya aktifitas yang memiliki nilai positif,” Kata Haji Tito.

Oleh karenanya, kata dia, melalui kegiatan Jambore Nasional 2016, generasi penerus bangsa melalui kepramukaan bisa bangkit dan menujukkan kepada masyarakat jika kegiatan pramuka memiliki arti penting dan bukan aktifitas hura-hura.

Menurutnya kegiatan Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan temu kader pramuka seluruh indonesia, maka dirinya berharap melalui kegiatan tersebut dapat menjadi ajang untuk berbagai pengetahuan, pengalaman, serta kreatifitas, sehingga momentum Jambore Nasional 2016, bisa memiliki arti penting bagi kemajuan serta perkembangan gerakan pramuka, khususnya di Aceh Barat.

“Adik-adik yang tergabung dalam kontingen Aceh Barat merupakan orang-orang pilihan yang telah teruji di tingkat kabupaten dan provinsi. Sehingga apa yang diperankan oleh kontingen Aceh Barat bisa menjadi contoh dan rujukan bagi kontingen lainnya,” harapnya.

Dirinya berharap pada Jambore Nasional tahun ini para kontingen Aceh Barat bisa memberikan pandangan yang baik di mata para kontingen dari berbagai provinsi. Terlebih ajang tersebut akan di buka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Hal ini memiliki nilai penting bagi perkembangan gerakan pramuka di Aceh Barat.

"Kami berpesan agar kontingen bisa menciptakan komunikasi yang baik antar peserta dari seluruh Indonesia, terutama berbagai ilmu pengetahuan tentang kepramukaan,” ungkapnya.

Haji Tito juga berpesan kepada para kontingen agar mampu membangun kebersamaan, kekompakan, serta persatuan, dan kesatuan yang bisa menjadi hadiah terindah dari ajang perkemahan tersebut. 

Kepada seluruh anggota kontingen, Bupati meminta untuk mengikuti semua kegiatan yang akan digelar dan perlombakan pada kegiatan tersebut dengan penuh semangat, dan menunjukkan kemampuan serta kemandirian yang tinggi.

"Berusahalah semaksimal mungkin, sebab kesempatan ini merupakan ajang prestasi bagi peserta. Jaga jati diri kita selaku orang Aceh, jangan terbawa arus, tunjukan perilaku yang baik, sehingga dapat menjadi contoh yang baik pula bagi orang lain,” imbuhnya.

Selain itu, Haji Tito juga berpesan kepada para pendamping dan pembina, serta semua pihak yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam mengsukseskan acara ini.

"Saya selaku bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena kontingen Aceh Barat mendapat kehormatan mewakili Aceh, untuk tampil di malam pembukaan dengan menampilkan tarian rapai," ujarnya.

Komentar

Loading...