Unduh Aplikasi

Bupati Singkil Bantah Ada Kontrak Politik dengan Umat Nasrani

SINGKIL -  Bupati Aceh Singkil H. Safriadi SH. membantah adanya surat perjanjian yang disebut-sebut sebagai kontrak politik antara dirinya dengan kaum nasrani menjelang pilkada 2012 lalu; yang memperbolehkan umat nasrani memperbanyak pendirian rumah ibadah di kabupaten itu.

Isu tersebut belakangan ramai dibicarakan menyusul bentrokan berdarah antar umat Islam dan Nasrani Selasa (13/10) lalu. Bahkan, penyebab bentrokan disebut-sebut berkaitan erat dengan kontrak politik yang dilakukan saat ia mencalonkan diri menjadi bupati.

"Tidak benar itu, itukan hanya selebaran yang tidak bertanggung jawab, jadi masyarakat jangan mudah percaya," ujarnya singkat saat ditanya wartawan usai menggelar rapat tertutup dengan Kapolda Aceh dan Pangdam IM di Mapolres Aceh Singkil, Kamis (15/10) kemarin.

Sebelumnya, sempat beredar selebaran yang berisi perjanjian lama antara Bupati Aceh Singkil. H. Safriadi dan pasangannya Dulmusrid dengan Umat Kristen di daerah itu saat keduanya mencalonkan diri sebagai calon Bupati/Wakil Bupati tahun 2012.

Dalam perjanjian itu disebutkan jika keduanya menang pilkada akan mengizinkan pendirian Gereja bagi umat Nasrani di Bumi Sekata Sepekat itu.

| EDI

 

Komentar

Loading...