Unduh Aplikasi

Bupati Sebut Warga Aceh Barat Mulai Jenuh Hadapi Pandemi Covid-19

Bupati Sebut Warga Aceh Barat Mulai Jenuh Hadapi Pandemi Covid-19
Bupati Aceh Barat, Ramli MS. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat, Ramli MS menilai kesadaran warga kabupaten setempat mulai mengabaikan protokol kesehatan dalam beraktivitas terutama di luar rumah. Menurunnya kesadaran masyarakat dalam penerapan Prokes tersebut, disebabkan karena warga sudah jenuh menghadapi Pandemi CoronaVirus Disease (Covid-19).

"Mundur ya. Sebenarnya kita di pemerintah sangat konsisten, setiap minggu kita rapat berkala membahas penanganan covid ini. Mungkin karena sudah kelamaan masyarakat sudah lelah," kata Ramli MS, Jumat (30/10).

Dalam penanganan dan pemutusan mata rantai Covid-19, Ramli mengungkapkan pihaknya juga kembali mengadakan masker sebanyak 100 ribu lembar untuk dibagikan ke masyarakat.

Meski terus berupaya, namun dalam mencegah dan memutus mata rantai penanganan Covid-19 saat ini tergantung dari kesadaran masyarakat dalam mematuhi prokes.

"Kita saat ini terus mempush (menekan) mereka (Dinas Kesehatan) untuk turun ke lapangan. Yang kita lihat begini, mungkin di wilayah perkotaan masyarakat sudah faham, yang kita desak hari ini kan di desa-desa," ungkapnya.

Dikatakan Ramli, saat dinkes setempat turun ke wilayah-wilayah desa di luar Kota Meulaboh, mulai ditemukan adanya penyakit-penyakit kronis yang sangat rentan terserang Covid-19, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit untuk diobati.

Ramli menegaskan, petugas kesehatan dari dinkes yang turun ke wilayah-wilayah untuk mengindentifikasi masyarakat yang memiliki penyakit kronis untuk segera ditangani agar tidak rentan saat terpapar Virus SARS-CoV-2.

"Setelah turun ke kampung itu ada beberapa orang terkena penyakit kritis. Kenapa kita dapat itu karena kita sudah paksakan mereka turun ke lapangan," ungkapnya.

Berdasar catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Barat, kasus tersebut terus meningkat, bahkan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir kasus Covid-19 di Aceh Barat tercatat 97 kasus.

Dari 97 kasus itu, enam warga di kabupaten itu meninggal dunia, dan hingga saat ini dua diantaranya masih dirawat di rumah sakit, satu dirawat Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh, satu di ruang Penyakit Infeksi New Emerging dan Re Emerging (Pinere) RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, serta dua diantaranya menjalani isolasi mandiri.

Sedangkam jumlah suspek dalam pantauan sebanyak tujuh orang, dan 33 lainnya kontak erat dengan pasien Covid-19, dan kini dalam pantauan.

Komentar

Loading...