Unduh Aplikasi

DAMPINGI PLT GUBERNUR PANTAU PROYEK MULTIYEARS

Bupati Rocky: Teman-teman Mohon Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Bupati Rocky: Teman-teman Mohon Dukung Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
Foto: AJNN/Nazar Ahadi

ACEH TIMUR - Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib menyebutkan pembangunan ruas jalan Peureulak - Lokop sampai batas Gayo Lues merupakan kebutuhan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian.

Menurut pria yang akrab disapa Rocky itu, jika jalan itu selesai dibangun, jarak tempuh Gayo Lues-Aceh Timur akan menghemat waktu hingga lima jam perjalanan.

"Masyarakat di sana (Gayo Lues) akan mudah mengangkut hasil panen yang ingin dibawa ke Medan," kata Rocky kepada sejumlah wartawan.

Dikatakan Rocky, sepanjang lintas Peureulak-Lokop sampai batas Gayo Lues, ada lima kecamatan, di mana masyarakat disana umumnya berprofesi sebagai petani.

"Di wilayah ini perkembangan ekonominya ada sawit, padi, karet, kakau dan jagung" katanya.

Menurut Rocky, jalan itu memang harus  dibangun agar pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Timur lebih baik.

"Saya tidak bicara proyek, tetapi saya bicara perkembangan ekonomi ke depan. Kita ingin Aceh ini sukses. Mohonlah teman-teman untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya di depan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat meninjau kondisi jalan di Simpang Rantau Panyang.

Dikatakan Rocky, jalan yang akan dibangun dengan skema tahun jamak tersebut juga menghubungkan ke kabupaten lainnya, seperti Abdya dan Aceh Selatan.

Ditanya soal sikap DPRA yang membatalkan MoU proyek multiyears, Rocky menyebut hal itu hanya perlu koordinasi.

"Kita berpihak pada rakyat, kita berpihak pada ekonomi bukan berpihak pada keinginan si B. Saya hanya berharap jalan Lokop - Gayo Lues harus dibangun, itu tanggung jawab bersama demi kedaulatan rakyat, saya tidak bicara partai A partai B, tolong lihat kedaulatan daerah," ujarnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyebut, dari 14 ruas jalan yang dibangun dengan skema tahun jamak, anggaran terbesarnya untuk ruas di Aceh Timur, yakni Rp 650 miliar, yang terbagi untuk tiga segmen.

"Ini jalan provinsi, ini menghubungkan antar kabupaten, Gayo Lues sampai ke Abdya. Bayangkan untuk mengangkut komoditas pertanian bisa dihemat 5 jam. Beban costnya bisa dihemat potong jauh, yang untung petani," kata Nova.

Nova menyebutkan, pembangunan jalan itu akan tuntas dalam tiga tahun, tepatnya Desember 2022 sudah selesai. Dimulai kontraknya akhir Oktober bulan depan.

"Toal ruas jalan yang akan dibangun sampai batas Gayo Lues mencapai 112 kilo meter," jelasnya.

Komentar

Loading...