Unduh Aplikasi

Bupati Pidie Jaya Minta Rencana Pembangunan Jalan Tol Hindari Persawahan

Bupati Pidie Jaya Minta Rencana Pembangunan Jalan Tol Hindari Persawahan
FGD Tol antara Pemerintah Pidie Jaya dengan Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR. Foto: AJNN/Muksa

PIDIE JAYA - Rencana pembangunan jalan Tol Pidie - Lhokseumawe yang memakan ruas di Kabupaten Pidie Jaya sepanjang 35 Km diminta tidak mengenai persawahan produktif di kabupaten tersebut.

Hal itu dikatakan Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas dalam Focus Group Discussion (FGD) Tol antara Pemerintah Pidie Jaya dengan Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR, Rabu (29/1).

Baca: Jalan Dua Jalur Bakal Dibangun di Pidie Jaya

Dalam FGD tersebut petugas dari Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR memaparkan rencana dan lokasi pembangunan jalan TOL di Pidie Jaya. Dalam pemaparan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala SKPK, Ketua DPRK Pidie Jaya, A Kadir Jailani, serta Sekda setempat.

Lokasi jalan Tol Sigli-Lhokseumawe, Site Pidie Jaya,  renacanya akan dibangun 3 hinggga 6 Km sebelah selatan jalan Medan-Banda Aceh. 

"Kami sangat mendukung pembangunan jalan TOL ruas Sigli-Lhokseumawe. Tapi, ruas Tol yang akan dibangun itu untuk menghindari lahan pertanian produktif, begitupun enterselnya," pinta Aiyub Abbas.

Entersel atau pintu masuk Tol Sigli-Lhokseumawe yang salah satunya direnacakan dibangun di Kecamatan Meureudu, pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu juga diminta tidak mengenai lahan persawahan produktif.

"Kami juga berterima kasih kepada Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR yang bersedia membuka entersel Tol di Pidie Jaya," kata pria yang akrab disapa Abuwa itu.

Presiden Indonesia, Joko Widodo sebelumnya telah memanggil Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, terkait pembahasan jalan bebas hambatan tersebut.

"Dalam pertemuan dengan presiden, di Pidie Jaya perlu dibangun rest area (lokasi istirahat), karena posisi Pidie Jaya berada ditengah-tengah Tol Sigli-lhokseumawe," jelas Abuwa.

Komentar

Loading...