Unduh Aplikasi

PEMERINTAH ACEH BANGUN 11 RUAS JALAN

Bupati Gayo Lues: Jalan Kebutuhan Dasar Perekonomian Masyarakat

Bupati Gayo Lues: Jalan Kebutuhan Dasar Perekonomian Masyarakat
Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru. Foto: Ist

GAYO LUES - Rencana Pemerintah Aceh untuk menangani sejumlah ruas jalan mulai tahun 2020 ini mendapat dukungan dari sejumlah kepala daerah. Selain Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, dukungan yang sama juga datang dari Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru. Kepada AJNN, Muhammad Amru mengatakan kalau pihaknya sangat bersyukur dengan rencana tersebut.

"Kalau ini bisa dipenuhi, tentu saja kami dan masyarakat Gayo Lues sangat bersyukur. Karena ini merupakan kebutuhan dasar ekonomi kita," ujar Muhammad Amru, Selasa (11/2) yang menghubungi AJNN via telepon dari Gayo Lues.

Amru mengungkapkan bahwa selama ini akses transportasi dari Gayo Lues hanya bisa ke Sumatera Utara, karena jalan ke provinsi tetangga tersebut merupakan jalan negara, bukan jalan provinsi. Sedangkan akses antar kota antar provinsi di Aceh agak terhambat.

"Untuk transportasi dari daerah kami ke kabupaten Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Selatan dan Abdya masih terhambat," ujar Amru.

Untuk pembangunan jalan yang direncanakan nanti, Amru meminta Pemerintah Aceh, terutama dinas terkait melakukan pembagian trase (sumbu jalan) dengan baik. Selama ini setiap ada pembangunan dan perbaikan jalan, biasanya hanya memperbaiki atau menangani jalan yang sudah ada saja.

Baca: Ketua DPRK Dukung Pemerintah Aceh Bangun Tiga Jalan Provinsi di Aceh Timur

"Karena ini mengunakan dana multi years maka kami meminta adanya pelurusan sejumlah tikungan. Daerah kami merupakan wilayah pegunungan, artinya ada tikungan dan tanjakan. Apabila dilakukan pelurusan (shortcut) tentu saja akan memperpendek jalan serta mempermudah capaian," ujar politisi Partai Aceh tersebut.

Terkait kebutuhan bahan pembangunan jalan di wilayahnya, Amru menyebutkan bahwa bahan seperti batu kerikil dan sejenisnya mudah didapat di tempat mereka. Hal ini dikarenakan wilayah Gayo Lues merupakan kawasan pegunungan.

"Daerah kami banyak aliran sungai yang jumlah pasir dan kerikil bisa memenuhi kebutuhan pembangunan jalan, tinggal izin galian C yang memerlukan proses. Namun sepengetahuan saya, beberapa lokasi sudah punya izin," ujar Amru.

HUT Pijay

Komentar

Loading...