Unduh Aplikasi

Bupati Bener Meriah Ditahan, GeRAK Gayo Apresiasi KPK

Bupati Bener Meriah Ditahan, GeRAK Gayo Apresiasi KPK
Aramiko Aritonang
BANDA ACEH - Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Gayo, mengapresiasi dan mendukung langkah Komisi Pemberantasan Korupsi yang sudah menahan Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Ghani terkait dugaan tindak pidana korupsi di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Bener Meriah Ditahan KPK

"Semoga apa yang disangkakan KPK terhadap Bupati Bener Meriah ini bisa menjadi langkah awal untuk mengungkap semua kasus korupsi yang merajalela di Bener Meriah, seperti kasus pemotongan dana hibah masjid Rp 10 miliar dan kasus pengadaan pupuk, bibit kopi dan alat mesin kopi di dinas perkebunan dan kehutanan Bener Meriah yang juga menelan anggaran ratusan miliar," kata Badan Pekerja GeRAK Gayo, Aramiko Aritonang kepada AJNN, Rabu (16/3).

Selain itu, GeRAK Gayo juga mendesak KPK untuk tidak berhenti di kasus BPKS saja. Namun KPK harus melihat kasus-kasus korupsi lain yang ada di Bener Meriah selama dipimpin oleh Ruslan Abdul Ghani dan Rusli M.Saleh.

"Ini perlu segar dilakukan, karena banyak dugaan korupsi yang terjadi di Bener Meriah yang menyisakan kemiskinan bagi masyarakat," tegasnya.

Aramiko mengaku, GeRAK Gayo sempat dilaporkan oleh Bupati Ruslan Abdul Ghani terkait pencemaran nama baik, setelah menggelar aksi mendesak aparat penegak hukum untuk mengangkat dan menyelesaikan kasus korupsi yang diduga kuat dilakukan oleh Ruslan Abdul Ghani.

"Semoga KPK secepatnya menuntaskan kasus Bupati Bener Meriah ini, agar ada putusan hukum tetap terkait kasus tipikor yang sedang menjeratnya. Sehingga masyarakat Bener Meriah tidak menjadi korban dari pada perilaku pejabat-pejabat yang korup," harapnya.
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...