Unduh Aplikasi

Bupati Aceh Tamiang Melepas Mahasiswa KKN Unsyiah

Bupati Aceh Tamiang Melepas Mahasiswa KKN Unsyiah
Foto: Ist

BANDA ACEH - Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH melepas kembali mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang telah sebulan penuh melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aceh Tamiang. Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh sejumlah Datok Penghulu, Camat, Dosen Pebimbing Lapangan serta mahasiswa di Aula Sekda Kabupaten Aceh Tamiang. (Karang Baru, 8/2/2020).

Sebagaimana diketahui, sebanyak 1.270 mahasiswa Unsyiah telah melaksanakan KKN di Aceh Tamiang sejak tanggal 9 Januari – 8 Februari 2020. Mereka disebar pada 11 Kecamatan yang ada di Aceh Tamiang.

Dengan rincian Kecamatan Seruway 145 orang, Bendahara 208 orang, Manyak Payed  221 orang, Tamiang Hulu 55 orang, Tenggulun 31 orang, Bandar Pusaka 88 orang, Kejuruan Muda 90 orang, Sekrak 84 orang, Karang Baru 187 orang, Rantau 97 orang dan Banda Mulia 64 orang.

 Mursil dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Aceh Tamiang sangat berterima kasih atas pengabdian mahasiswa Unsyiah melalui kegiatan KKN ini. Selama KKN, mahasiswa telah banyak melaksanakan program yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Untuk itulah, Mursil menghimbau kepada jajaran pemerintahnya mulai dari tingkat desa hingga kepala dinas untuk memilih beberapa program kerja mahasiswa KKN yang dirasa bermanfaat, untuk  dilanjutkan programnya.

“Nanti kita pilih, maka saya minta dokumentasinya.  Seperti pembuatan sabun atau pupuk organic. Kalau memang layak saya akan rekom,  untuk kita jadikan program di kampung itu dengan menggunakan anggaran dana desa,” ucap Mursil.

Pada kesempatan itu, Mursil juga mengungkapkan perbincanganya dengan Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng melalui pesan whatsapp. Di mana Mursil meminta secara khusus, agar Kabupaten Aceh Tamiang dipilih lagi untuk lokasi kegiatan KKN Unsyiah.

“Saya mohon maaf tidak bisa ke Tamiang hari ini, mohon Pak Bupati buat surat lagi agar kami bisa menempatkan lagi mahasiswa KKN di Aceh Tamiang. Terima kasih,” ucap Mursil saat membacakan pesan Rektor Unsyiah di hadapan mahasiswa.

Sementara itu, Koordinator  Kecamatan KKN Unsyiah Dr. Vivi Silvia, S.E, M.Si menyampaikan permohonan maaf, jika selama pelaksanaan KKN ada tingkah laku mahasiswa Unsyiah yang kurang berkenan di hati masyarakat Aceh Tamiang.

Vivi menjelaskan, ada beberapa program yang dijalankan mahasiswa dalam pelaksaan KKN. Pertama, program utama yaitu program yang berdasarkan disiplin ilmu mereka masing-masing. Kedua, program penunjang yaitu program yang mereka laksanakan di luar disiplin ilmu mahasiswa tersebut.

Selanjutnya, program tambahan yaitu program kemitraan dengan beberapa intansi atau pihak terkait seperti Pukesmas, Dinas Pertanian dan lainnya. Terakhir, pogram kelompok yaitu program yang bertujuan melatih mereka untuk bekerja sama.

Adapun realisasi program tersebut di antaranya adalah, pembuatan profil desa, balai pintar, tanaman obat keluarga, pembuatan pupuk organik, penanaman serai wangi untuk mencegah DBD, pelatihan merajut serta berbagai program kemitraan lainnya.

“Kami berharap, apa yang telah mahasiswa kami lakukan bisa mendorong masyarakat untuk lebih sejahtera, yaitu dengan mengoptimalkan potensi yang ada di desanya,” ucap Vivi.

Komentar

Loading...