Unduh Aplikasi

DILAPOR KE POLISI MASALAH DUGAAN PENIPUAN

Bupati Aceh Besar: Seharusnya Bisa Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Bupati Aceh Besar: Seharusnya Bisa Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali mengaku belum melakukan klarifikasi terhadap laporan dugaan penipuan yang ditujukan kepadanya. 

"Saya belum tahu laporan penipuan bagaimana yang dilaporkan oleh Zulkarnaini Bintang," kata Mawardi Ali, Kamis (26/2).

Jika benar, laporan itu sebelum pemilihan kepala daerah (Pilkada), menurut Mawardi, kenapa hanya dirinya yang dilaporkan dan tidak ada wakil Bupati. 

"Artinya sebelum pilkada ada juga wakil bupati, tapi kenapa harus saya dilaporkan. Publikasi terkait laporan itu juga luar biasa, ada konferensi pers juga, tidak mengedepankan asas praduga tak bersalah," ujarnya.

Mawardi mengatakan bahwa sebelumnya, persoalan ini belum pernah disampaikan oleh pihak terlapor. 

Baca: Polda Aceh Dalami Laporan Dugaan Penipuan oleh Bupati Aceh Besar

"Tiba-tiba saya dapat kabar dilaporkan ke polisi. Padahal, persoalan ini tidak pernah di sampaikan secara pribadi. Seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan," sebut Ketua PAN Aceh itu.

Terkait laporan itu, lanjut Mawardi, pihaknya tetap menghargai siapapun yang melapor dan itu hal yang wajar.

"Lapor polisi hal wajar, saya sebagai pejabat publik tetap menghargainya, karena kita negara hukum, namun tetap menghargai asas praduga tak bersalah," ungkapnya.

Sebelumnya, pengusaha Aceh Besar, Zulkarnaini Bintang didampingi kuasa hukumnya melaporkan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali ke Polda Aceh pada 3 Januari 2021 atas dugaan penipuan. 

Terkait laporan itu, pihak kepolisian masih mendalami dan verifikasi laporan atas dugaan penipuan yang dilaporkan oleh pelapor.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...