Unduh Aplikasi

LAYANAN PENDIDIKAN PULO ACEH BURUK

Bupati Aceh Besar akan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh

Bupati Aceh Besar akan Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh
Kondisi Sekolah di Pulau Aceh yang sepi saat jam belajar. Foto: Ombudsman Aceh

BANDA ACEH - Pelayanan pendidikan di Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar cukup memprihatinkan. Pasalnya saat jam belajar, tidak ada seorangpun guru yang berada di sekolah disana. Hal itu berdasarkan temuan investigasi Ombudsman RI Perwakilan Aceh di SMA Negeri 2 Pulo Aceh, Rabu (9/10).

Terkait persoalan tersebut, Pemerintah Aceh Besar akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Aceh sebagai pihak yang memegang kewenangan terhadap sekolah tingkat menengah atas (SMA sederajat).

"Pak Bupati akan membangun dan berkordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Aceh," kata Juru Bicara Pemkab Aceh Besar, Syukri Rahmat kepada AJNN, Kamis malam (10/10).

Syukri mengatakan, seharusnya Ombudsman Aceh sebagai pihak yang mendapatkan permasalahan ini tidak melaporkannya ke Pemkab Aceh Besar. Karena kewenangan SMA itu merupakan tanggungjawab pemerintah provinsi, termasuk tenaga pengajarnya.

Baca: Pelayanan Pendidikan di Pulau Aceh Memprihatinkan

"Jadi salah alamat kalau Ombudsman Aceh akan melaporkan itu ke bupati atau ke Dinas Pendidikan Aceh Besar. Harusnya ke Dinas Pendidikan Aceh atau Gubernur Aceh," ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Syukri, Bupati Aceh Besar meminta Dinas Pendidikan Aceh bisa turun tangan menertibkan masalah ini. Karena jangan sampai pelajar atau warga Aceh Besar yang menjadi korban dari kebijakan Dinas Pendidikan Aceh.

Selain itu, Bupati Mawardi Ali juga mengharapkan penerapan disiplin terhadap guru SMA sederajat yang ada di Kabupaten Aceh Besar, sehingga pendidikan dapat berjalan dengan baik, dan para pelajar mendapatkan pendidikan layak.

"Dinas Pendidikan Aceh harus mendisiplinkan guru-guru dan Kepala sekolah tingkat SMA yang ada di Aceh Besar," pungkas Syukri.

Komentar

Loading...