Unduh Aplikasi

Bukan Bersatu Mencari Silap

Bukan Bersatu Mencari Silap
Ilustrasi: colourbox

SEMUA pihak harusnya berdiri di sisi masyarakat saat pandemi corona ini berlangsung. Terutama anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Wakil-wakil rakyat ini diharapkan dapat mewakili kepentingan rakyat. Terutama saat rakyat terjebak dan dihadapkan pada situasi sulit sejak corona mewabah.

Karenanya, DPR Kabupaten Aceh Tengah tak perlu malu untuk meminta Bupati Aceh Tengah mengubah usulan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Perubahan. Dalam kondisi yang tak menentu ini, semua pihak bisa saja silap.

Tapi setiap manusia juga bisa belajar dari kesilapan dan memperbaikinya. Apalagi Ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega menyatakan diri sebagai pihak yang terbuka dengan saran kritik yang membangun (konstruktif) dari semua lapisan masyarakat terkait surat balasan dari DPRK untuk Bupati Aceh Tengah.

Arwin Mega dan rekan-rekannya di DPRK Aceh Tengah juga tak perlu malu untuk menyurati kembali Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar, terkait anggaran sebesar Rp 6 miliar lebih itu. Tak perlu ragu untuk menyusun ulang anggaran dengan memberikan porsi besar untuk penanggulangan dan menangani dampak covid-19.

Langkah anggota DPRK Aceh Tengah yang menyepakati pengalihan dana perjalanan dinas luar daerah atau SPPD untuk penanganan Covid-19, dengan memotong Rp 10 juta, per anggota, adalah langkah awal yang patut diapresiasi. 

Namun total jumlah anggaran perjalanan dinas Rp 300 juta tak mencukupi untuk penanganan covid-19 dan membantu membebaskan masyarakat dari kesulitan ekonomi. Faktanya, banyak kegiatan ekonomi masyarakat yang tersendat.

Bupati Shabela juga perlu mengajak seluruh jajarannya duduk dan untuk mengevaluasi keputusan yang mereka telurkan sebelumnya. Ingat, hanya dengan kerja sama dan koordinasi yang baik penanganan penyebaran corona dan dampaknya bisa diatasi cepat dan tepat.

Bupati dan DPRK tak perlu ragu untuk mundur selangkah untuk mendapati jalan yang benar beribu-ribu langkah kemudian. Masyarakat pun memahami, bahwa pandemi ini kita hadapi dengan gugup dan gagap. Jangan malah latah. Dan mencari-cari silap di tengah keresahan.

Komentar

Loading...