Unduh Aplikasi

Budidaya kepiting soka, peluang usaha yang menggiurkan

Budidaya kepiting soka, peluang usaha yang menggiurkan
Wpid img 20141031 194505
ACEH BARAT DAYA-  Kepiting soft shell crab (soka) adalah kepiting muda dengan berat badan 100-200 gram dengan rekayasa budidaya selama 20 sampai dengan 25 hari masa panen. Selain kulitnya lembut. Keungulan budidayanya sangat mudah dan cepat.

Selain dari itu pasar pun tidak terbatas dengan harga yang sangat tinggi, yakni mencapai mencapai 120 ribu perkilo. Hal itu dijelaskan  kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Ir Muslim saat berbincang-bincang dengan AJNN kemarin Kamis (30/10).

“Kepiting soka ini sangat diminati oleh pasar luar negeri seperti Eropa, Asia dan Amerika. Karena kepiting soka itu dapat dikosumsi secara utuh tanpa membuang cangkang dan kulitnya,” ungkap kadis Muslim.


Ia menjelaskan, di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat ini ada tiga sentral budidaya kepiting soka yaitu terletak di kecamatan Lembah Sabil, Susoh dan Lama Muda.

Di Abdya usaha perikanan ini kini sudah mulai banyak dilirik oleh para petambak Abdya, setelah budidaya ikan air tawar tidak lagi menjanjikan.
Selain mendapat untung yang sangat mengiurkan, budidaya kepiting soka ini relatif lebih mudah dan tidak berisiko dibanding yang lainnya serta lebih cepat mendatangkan keuntungan.

Di Lama Muda, katanya, para nelayan memamfaatkan muara sebagai lahan budidaya kepiting soka.

“Setelah kita jelaskan cara pengembangan kepiting soka dan untung labanya. Kini sudah ramai nelayan Abdya yang membudidayakan kepiting soka ini” ungkap Muslim.

Teuku Umar, salah seorang pembudidaya kepiting soka saat diwawancarai AJNN menyebutkan, cara budidaya  kepiting soka yakni kepiting yang berusia sekitar 20 hari ditempatkan dalam wadah tertutup. Kemudian direndam didalam tambak selama kurang lebih 15-20 hari untuk menunggu proses moulting atau berganti cangkang.

“Masa panen kepiting soka ini hanya memerlukan waktu paling lama 15-20 hari sejak penebaran benih. Setelah masa itu, panen dapat dilakukan setiap hari dengan hasil mencapai 50 kilo perhari, per 10," katanya.

SUPRIAN


Komentar

Loading...