Unduh Aplikasi

Breaking News

KPK Tetapkan Bupati Wenny Bukamo Sebagai Tersangka Bersama 5 Orang Lainnya

KPK Tetapkan Bupati Wenny Bukamo Sebagai Tersangka Bersama 5 Orang Lainnya
Konferensi pers penetapan tersangka Bupati Banggai Laut. Foto Screenshot video YouTube KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir menetapkan Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo bersama 5 orang lainnya sebagai tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulteng Tahun Anggaran 2020.

Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan lima orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka penerima adalah Recky Suhartono Godiman (RSG) orang kepercayaan Bupati, Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group, Hengky Thiono (HTO) Direktur PT. Raja Muda Indonesia.  

Selanjutnya sebagai tersangka pemberi yaitu Hedy Thiono (HDO) Komisaris PT BBP (Bangun Bangkep Persada), Djufri Katili (DK) Direktur PT AKM (Antarnusa Karyatama Mandiri ) dan Andreas Hongkiriwang (AHO) Direktur PT APD (Andronika Putra Delta).  

Sebelumnya dalam kegiatan tangkap tangan pada hari Kamis 3 Desember 2020 sekitar jam 13.00 WIB, KPK telah mengamankan 16 (enam belas) orang di beberapa lokasi yaitu Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tengah dan Jakarta. 

Mereka yang diamankan adalah Wenny Bukamo (WB) Bupati Banggai Laut, Wandyanto Tipa (WT) ajudan WB, Recky Suhartono Godiman (RSG) orang kepercayaan Bupati, Komisaris Utama PT Alfa Berdikari Group dan Hengky Thiono (HTO) Direktur PT. Raja Muda Indonesia.

Selanjutnya ditangkap juga Hedy Thiono (HDO) Komisaris PT BBP (Bangun Bangkep Persada), Djufri Katili (DK) Direktur PT AKM (Antarnusa Karyatama Mandiri ), Martinus (MAR) Direktur Utama PT BB (Bonebuya Purnama) sekaligus Direktur PT LAP (Lautan Arta Prima) dan Andreas Hongkiriwang (AHO) Direktur PT APD (Andronika Putra Delta).

Selanjutnya Hendri Wijaya Gosali (HWG) Swasta, Basuki Mardiono (BM) Kepala Dinas PU Pemkab Banggai Laut, Ramli Hi Patta (RHP) Kepala Bidang Cipta Karya Pemkab Banggai Laut dan Widyawati Kusuma  (WK) istri HDO.

Terakhir yang ditangkap adalah Ridaya Laode Ngkowe (RLN) Calon Wakil Bupati Banggai Laut, Haris (HRS) Swasta, Taufik (TUK) Swasta dan Kiki Afriyanto (KA) Swasta.
 
Penangkapan ini dilakukan setelah KPK menerima informasi dari masyarakat akan adanya dugaan terjadinya penerimaan sejumlah uang oleh Penyelenggara Negara yang diberikan AHO kepada  WB yang ditransfer melalui rekening salah satu perusahaan milik HDO dengan jumlah Rp200 juta yang diduga adalah sisa pemberian uang dari kesepakatan sebelumnya.  

Sekitar pukul 14.00 WITA, Tim KPK langsung mengamankan pihak-pihak yang terkait di 2 lokasi, yaitu Di Kabupaten Banggai Laut, 7  orang  yaitu WB, RSG, WT, HTO, MAR, HWG dan RLN.

Sedangkan di Kabupaten Luwuk diamankan 8 orang yaitu DK, HDO, RHP, BM, AHO, TUK, KA, dan HRS.  Lalu di Jakarta, 1 orang yaitu WK.  
 
Selanjutnya pihak-pihak tersebut di bawa ke Polres Banggai Kepulauan dan Polres Luwuk untuk pemeriksaan lanjutan.  

Dari hasil tangkap tangan ini ditemukan sejumlah uang dengan jumlah total sekitar Rp 2 miliar yang dikemas dalam kardus. Disamping itu ditemukan pula buku tabungan, bonggol Cek, dan beberapa dokumen proyek.

Komentar

Loading...