Unduh Aplikasi

BRA Diduga Lakukan Praktik Jual Beli JabatanĀ 

BRA Diduga Lakukan Praktik Jual Beli Jabatan 
Bukti surat rekomendasi dari Panglima KPA Kuta Radja. Foto: For AJNN.

BANDA ACEH - Badan Reintegrasi Aceh (BRA) diduga lakukan praktik jual beli jabatan kepada para calon Ketua BRA di wilayah kabupaten/kota. Hal itu diketahui AJNN, dari Juru Bicara Komite Peralihan Atjeh (KPA) Kuta Radja wilayah Banda Aceh, Hidayat. 

Ia mengatakan, Panglima wilayah KPA Kuta Radja, Abu Salam, mengirim surat usulan rekomendasi kepada Ketua BRA Pusat untuk mencalonkan Abu Hasan sebagai Ketua BRA Satuan Pelaksana (Satpel) Banda Aceh.

"Jadi dalam prosesnya, hanya rekomendasi dari putusan panglima saja untuk jadi Ketua BRA Satpel Banda Aceh," kata Dayat saat ditemui AJNN di salah warung kopi di Banda Aceh, Rabu (17/2/2021).

Kata Dayat, oknum di BRA Aceh meminta uang sebesar Rp50 juta kepada Abu Hasan sebagai syarat menjadi Ketua BRA Satpel Kota Banda Aceh.

Namun, saat itu Abu Hasan tidak sanggup membayar uang sebesar Rp50 juta. Ia hanya memiliki sekitar Rp20 juta saja.

"Tapi mereka tidak menerima. Jadi dikasihlah Rp 26 juta, karena Rp50 juta dia nggak sanggup," ucapnya.

Baca: Bekas Deputi di BRA Belum Kembalikan Aset Daerah

Pengiriman uang itu sendiri dilakukan pada Desember 2020. Pengirimannya dilakukan tiga kali. Pertama, kata Dayat, Rp20 juta diberikan secara tunai kepada salah satu oknum di Deputi II BRA Aceh.

"Jadi Rp3 juta nanti dikirim ke rekening Oknum Deputi II itu dan Rp3 juta dikirim ke Rekening Said (Ketua BRA Aceh). Total Rp26 juta yang sudah dikasih," ungkapnya.

Padahal, kata Dayat, tahun-tahun sebelumnya itu tidak pernah terjadi hal seperti itu. Pihaknya merasa sangat kecewa. Sebab Abu Hasan mencalonkan sebagai Ketua BRA Kota Banda Aceh, bukan atas nama pribadi melainkan atas usulan dari panglima wilayah. 

"Tapi kali ini bukan seperti ini, panglima langsung memberi surat dan ada stempel dan dikirim ke BRA pusat. Ini apa minta duit, untuk apa," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BRA Fakhrurrazi Yusuf yang dikonfirmasi AJNN tidak mengangkat telepon. Pesan singkat yang dikirim via aplikasi WhatshApp juga tidak dibalas.

Komentar

Loading...