Unduh Aplikasi

BRA dan KKR Kunker ke Timor Leste

BRA dan KKR Kunker ke Timor Leste
Foto: Ist

BANDA ACEH - Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) bersama Komisioner KKR Aceh dan Anggota DPR Aceh serta Dirjen Kementerian Hukum dan HAM RI melakukan kunjungan kerja ke Timor Leste dalam rangka pembelajaran tentang Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi di Timor Leste dari 14 hingga 22 September 2019.

Kehadiran BRA mewakili Pemerintah Aceh yang memiliki tugas pelaksana rekomendasi reparasi KKR Aceh sebagaimana diatur di Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2015 ttg Badan Reintegrasi Aceh Pasal 12 ayat (2) huruf g.

Timor Leste pernah mengalami peristiwa kelam di masa lalu dimana telah terjadi kejahatan kemanusiaan terhadap ratusan ribu korban jiwa. Setelah melepaskan diri dari Pemerintah Indonesia pada 1999, pemerintah Timor Leste didukung PBB membentuk Komisi Kebenaran, Penerimaan dan Rekonsiliasi serta Unit Pengadilan Serius di Timor Leste. Pemerintah Timor Leste juga membuat program untuk pemenuhan hak korban serta reformasi institusi.

Sementara itu, bersama dengan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Timor Leste membentuk satu-satunya komisi kebenaran yang bersifat regional, yaitu Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia dan Timor Leste, yang telah menyelesaikan tugasnya pada tahun 2008.

Agenda selama di Timor Leste yaitu;
1. Pertemuan pemerintah Timor Leste: Perdana Menteri, Kementrian Sosial, Kementrian Pendidikan, Kementrian Hukum, Provedor, mantan Komisi Kebenaran
2. Kunjungan dan pertemuan dengan Centro Nacional Chega
3. Peretemuan dengan Dubes Indonesia di Timor Leste
4. Pertemuan CSO, Victims group, kunjungan ke Liquisa
5. Kunjungan museum dan site memorialisasi CNC, Dili

Kegiatan kunjungan belajar ini difasilitasi oleh AJAR (Asian Justice Right) sebuah organisasi international yg bekerja pada isu Hak asasi Manusia dan keadilan Transisi.

Tujuan Tim dari Aceh melakukan kunjungan ke Timor Leste adalah :
1. Mempelajari sejarah sosial dan politik tentang keadilan transisi serta pembentukan komisi kebenaran di Timor Leste.
2. Mempelajari proses pengungkapan kebenaran dan rekonsiliasi komunitas yang dilakukan oleh Komisi Kebenaran, Penerimaan dan Persahabatan Timor Leste
3. Mempelajari upaya-upaya pemulihan hak korban yang dilakukan oleh Pemerintah Timor Leste serta Centro Nacional Chega
4. Mempelajari kerja-kerja Centro Nacional Chega, termasuk upaya dokumentasi, memorialisasi serta penguatan korban
5. Mempelajari peran masyarakat sipil dan korban pelanggaran HAM dalam mendorong dan mengawal kerja-kerja pengungkapan kebenaran, reparasi dan rekonsiliasi.

Dalam Kunjungan kerja ke Timor Leste, selain Ketua BRA, Komisioner KKR, dan anggota DPRA juga ikut serta Muzakir Manaf selaku Ketua KPA.

Komentar

Loading...