Unduh Aplikasi

BPKS Ajak Peserta Reuni Manfaatkan Kemudahan Sabang

BPKS Ajak Peserta Reuni Manfaatkan Kemudahan Sabang
Kepala BPKS, Fauzi Husen memasukan sampah ke mobil sampah, pada sela-sela kegiatan clean and green.
SABANG - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Fauzi Husen menawarkan kepada seluruh masyarakat dan peserta Reuni lintas Alumni untuk dapat memanfaatkan kemudaan bebas pajak impor yang diberlakukan di Kawasan Sabang.

Dengan kemudahan bebas pajak impor yang berlaku di Kota Sabang ini, dapat mendorong tumbuhnya industri dan ini merupakan peluang yang baik yang dapat dimanfaatkan.

Salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan yakni dengan mengimport kacang kuning sebagai bahan baku berbagai macam industri, salah satunya mungkin Tahu, Tempe atau lainya.

"Kalau ada yang ingin membuat industri yang berbahan baku kacang kuning, kita bisa impor dan ini bebas pajak," ujar Kepala BPKS Fauzi Husin kepada peserta Reuni Lintas Alumni kota Sabang yang hadir pada kegiatan clean and green di Pantai Sumur Tiga, Kota Sabang.

Menurut Fauzi, jika memanfaatkan regulasi yang diberlakukan di Kawasan Sabang ini, maka akan terbuka peluang usaha untuk membuka industri di Sabang ini dengan memanfaatkan bahwan baku dari luar negeri seperti thailand dan negara lainya.

" Di impor ke Sabang, kemudian diolah dan setelah menjadi produk bisa konsumsi di Sabang dan memungkin hasil olahan dibawa keluar Sabang dan ini merupakan peluang khususnya yang menggunakan bahan baku Kacang Kuning, terigu dan gula yang kemudian dijadikan syrup," katanya.

Karenanya, Fauzi berharap agar para lintas alumni yang berada di luar Sabang dan ingin membuka usaha di Sabang, maka dapat memanfaatkan kemudahan yang bisa didapatkan salah satunya memasok bahan baku dari luar negeri dengan fasilitas bebas pajak impor.

Sementara itu, masih dalam kegiatan yang sama, peserta reuni lintas alumni sangat antusias mengikuti gerakan clean and Green yang dilaksanakan oleh BPKS. Dimana, meski hujan lebat menguyur pada tempat kegiatan, tak mengurungkan niat para alumni lintas sekolah di Kota Sabang ini untuk meninggalkan tempat kegiatan Clean and Green.

Mereka sangat antusias mengikuti tahapan-tahapan kegiatan hingga sore, tanpa merasa terganggu dengan buruknya cuaca yang melanda Kota Sabang saat ini.

Menurut peserta, kegiatan ini sangat penting dalam rangka memotivasi warga masyarakat lainya untuk sama-sama menjaga kebersihan di Kota Sabang ini. Dimana dengan Bersih tentunya akan menambah minat kunjungan wisatawan ke Sabang ini.

Ketua Panitia Sabang Clean and Green Fauzi Daud mengatakan, Kegiatan Clean and Green diharapkan dapat menjadi "motor" untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk sama-sama mewujudkan Sabang bersih, asri dan hijau sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh masyarakat kota Sabang khususnya dan masyarakat Aceh pada umumnya.

Untuk menciptakan, suasana Sabang yang nyaman dan asri, tentunya perlu ada gerakan untuk membangkitkan semangat kepada semua pihak untuk sama-sama dapat menjaga keasrian daerah di berbagai sisi, baik itu laut maupun darat.

Karena itu, melalui kegiatan ini dirinya berharap dapat meningkatkan rasa perduli terhadap lingkungan dan melalui claen and green dapat mengajak masyarakat melakukan pembersihan yang dimulai dari lingkungan sendiri.

Selain itu, dalam kegiatan ini, BPKS bersama Badan Lingkungan Hidup Kota Sabang dan Dinas Pendidikan melakukan penyeleksian terhadap sekolah-sekolah yang bersih sesuai dengan tema clean and green.

Sedikitnya ada 10 sekolah dari tiga jenjang mendidikan mendapatkan julukan sebagai sekolah clean and green. Untuk tingkat SD, juara pertama jatuh pada SD 11, kemudian SD 8, SD 12 dan Juara harapan jatuh kepada SD 20.

Sedangkan tingkat SMP, juara pertama direbut oleh SMP 6, SMP 5 (Juara II) dan SMP 4 (Juara III). Selain itu, pada tingkat SMA juara pertama direbut oleh SMA 1, SMA 2 (Juara II) dan SMK (Juara III).

"Harapan kita sekolah-sekolah yang menjadi juara ini agar dapat memotivasi sekolah-sekolah lainya di Kota Sabang untuk menjadi sekolah clean and green," ujar Ketua Panita Clean and Green Fauzi Daud.

Komentar

Loading...