Unduh Aplikasi

BPKP: Kejari Abdya Baru Minta Masukan Kasus PIKA, Belum Ada Permintaan Audit

BPKP: Kejari Abdya Baru Minta Masukan Kasus PIKA, Belum Ada Permintaan Audit
Kepala BPKP Aceh Indra Khaira Jaya. Foto: For AJNN.

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya mengatakan pihaknya belum ada wewenang untuk melakukan audit terhadap proyek pembuatan aplikasi PIKA yang bernilai Rp 1,3 miliar lebih

Menurut Indra, ekspose yang dilakukan Kejaksaat Negeri (Kejari) Abdya kepada BPKP hanya untuk mencari persamaan dan melaporkan bahwa ada penanganan kasus proyek aplikasi PIKA.

"Ngak BPKP tidak melakukan audit, mereka hanya ekspose untuk mencari persamaan dan baru menginformasikan pada kondisi seperti ini. Dan itu sebenarnya kalau teman-teman Kejari lagi berproses kita tidak boleh melakukan audit, kan sifatnya seperti itu," kata Indra, saat dihubungi AJNN, Kamis (1/4).

Indra mengungkapkan, yang melakukan audit aplikasi PIKA sudah dilakukan oleh Inspektorat kabupaten setempat. Mungkin, karena standarnya tidak ditemukan apa yang diinginkan oleh Kejari Abdya, sehingga mencari persamaan di BPKP.

"Kemarin ibu Kejari baru ekspose ke BPKP, informasi awal yang diberikan disana (Abdya) lagi proses penyelidikan, maka oleh itu mereka lagi terus memenuhi atau menyesuaikan apa yang kita berikan masukan kepada Kejari," sebutnya.

Baca: Kejari Abdya Sebut BPKP Sedang Audit Proyek Aplikasi PIKA

Kata Indra, kalau Kejari Abdya sudah siap untuk penyidikan (DIK), biasanya BPKP diminta untuk melakukan pendekatan audit investigasi ataupun langsung audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN).

"Nanti kalau mereka mungkin sudah siap untuk ke DIK itu nanti biasanya dimintak apakah dengan pendekatan audit investigasi ataupun langsung ke PKKN, jadi memang belum bisa kita audit karena begitu etika, karena kalau lagi proses penyelidikan di Kejari atau APH lainnya kita tidak boleh saling bersama-sama di tempat itu," tuturnya.

Bahkan, pihaknya juga menghubungi Kejari Abdya untuk menanyakan bagaimana kasus proyek aplikasi PIKA, apakah dilanjutkan dengan proses penyelidikan Kejari atau BPKP ikut langsung menangani kasus tersebut.

"Nah kemarin saya sudah telepon buk Kejari menanyakan bagaimana kelanjutannya, apa mau lanjut dengan proses ibu dulu (Kejari) atau kita (BPKP) dulu, tapi beliua mengatakan lanjut dengan proses penyelidikan yang lagi berlangsung di Kejari," tutupnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...